Gubernur Sumut Diminta Sinergikan Rumah Sakit
Minggu, 1 Februari 2015 | 13:25 WIBMedan- Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho diharapkan mengoordinasikan fungsi rumah sakit di daerah itu agar mampu bersinergi dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Anggota Komisi E DPRD Sumut Rinawati Sianturi mengatakan, pelayanan rumah sakit (RS) di Sumut selama ini sudah cukup baik, terutama RSU Pusat Adam Malik Medan. "Namun ada kesan kuat koordinasi antar RS di Sumut cukup lemah sehingga belum memberikan hasil maksimal dalam pelayanan kesehatan masyarakat," kata Rinawati, di Medan, Minggu (1/2).
Menurut dia, salah satu indikasi kurangnya koordinasi terlihat dari proses rujukan yang ditujukan ke RSU Pusat Adam Malik Medan. "Akibatnya, RSU Pusat Adam Malik sering over kapasitas atau kelebihan jumlah pasien," kata dia.
Melalui koordinasi tersebut, diharapkan RSU di daerah tidak terlalu mudah mengeluarkan rujukan ke RSU Pusat Adam Malik atau ke RS lain hanya karena tidak ingin merawat pasien tertentu.
Gubernur dapat menjalankan koordinasi dengan mengajak bupati dan wali kota untuk menginstruksikan pengelola RS di daerah masing-masing agar bekerja lebih maksimal dan profesional. "Cara itu cukup efektif karena manajemen RS di daerah 'takut' dengan bupati," katanya.
Kemudian, kata dia, Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan juga perlu membuat pusat komunikasi semacam call centre guna memudahkan komunikasi antarpengelola RS. Dengan call centre, pengelola di RS tertentu dapat mengetahui kemungkinan adanya rujukan ke RS lain yang memiliki layanan medis tertentu.
Kemudian, RS yang dituju juga dapat memberikan jawaban pasti mengenai layanan kesehatan yang akan diberikan bagi pasien.
Menurut dia, pengelola RS di daerah memiliki keterbatasan kemampuan, baik karena tidak adanya dokter spesialis maupun peralatan. Karena itu, dapat dimaklumi jika dokter tersebut mengeluarkan rujukan agar pasien yang ditangani bisa mendapatkan perawatan medis yang lebih baik.
Dengan kurangnya koordinasi antar RS tersebut, dia mengtakan, tidak mengherankan kasus kematian cukup tinggi di Sumut, terutama anak dan ibu yang melahirkan. "Untuk kasus kematian ibu, Sumut menempati peringkat lima nasional," kata Rinawati.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




