Pengungsi Banjir Keluhkan Minimnya Bantuan
Selasa, 10 Februari 2015 | 06:10 WIB
Jakarta - Warga RW 02 Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur yang mengungsi di kantor Sudin Kesehatan karena banjir, mengeluhkan minimnya bantuan logistik yang diterima. Salah satunya Mardiyani (49) yang mengaku baru mendapatkan roti sejak pagi.
"Tadi baru diberi roti yang Rp 2 ribuan itu untuk sarapan. Nunggu makan nasi masih nanti siang, padahal kan sudah lapar," ujar Mardiyani, Selasa (10/2).
Hal senada diungkapkan Devi (31) yang sudah mengungsi sejak kemarin sore. "Iya ada bantuan makanan dan selimut tapi enggak terpakai juga karena warga sudah bawa selimut sendiri. Tikar yang dipakai ini juga punya sendiri," tuturnya.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan, Sudin Kesehatan Jakarta Timur Yose Rizal mengatakan, jatah pemberian makanan bagi warga yang mengungsi memang dibagi menjadi tiga yakni berupa roti dari PMI untuk pagi hari dan makan siang serta makan malam dari Sudin Sosial.
"Warga maunya memang makan nasi, biasa kan orang Indonesia kalau belum makan nasi merasa belum makan. Itu yang mengurusi dari Sudin Sosial. Kami hanya menyediakan tempat dan pelayanan kesehatannya, " kata Yose.
Hingga saat ini belum ada warga yang mengeluh sakit. Ia menuturkan jika ada warga yang sakit segera dirujuk untuk dibawa ke Puskesmas Jatinegara. "Kami sudah sediakan obat-obatan standar di tempat pengungsian untuk antisipasi. Paling pusing atau gatal-gatal. Kalau parah langsung kita bawa ke puskesmas."
Saat ini ada 91 KK dengan 325 warga dari RW 02 dan RW 03 Kampung Pulo yang mengungsi di kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur. Rencananya hari ini mereka akan kembali ke rumah karena air sudah mulai surut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




