Danareksa Sarankan Saham Properti, Otomotif, dan Perbankan
Rabu, 18 Februari 2015 | 03:08 WIB
Jakarta - Keputusan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dari 7,75 persen ke 7,5 persen dan FASBI dari 5,75 persen ke 5,5 persen diprediksi akan menguntungkan sektor perbankan, properti, dan otomotif.
Demikian disampaikan Helmy Kristanto, analis Danareksa Sekuritas, dalam hasil risetnya hari ini.
"Keputusan menurunkan BI Rate menunjukan fleksibiltas dan kemauan BI untuk melonggarkan haluan kebijakannya yang ketat. Kami percaya bahwa ke depannya, BI Rate akan kembali turun untuk mendorong target pertumbuhan ekonomi 5,7 persen tahun ini," kata Helmy.
Danareksa mengatakan bank-bank kecil hingga menengah akan diuntungkan dengan kebijakan BI. Helmy merekomendasikan beli untuk saham Bank Tabungan Negara dan BTPN. Danareksa juga memasang rekomendasi untuk BRI dengan target harga Rp 13.000.
Di sektor properti, penjualan marketing tahun ini diperkirakan akan naik 17 persen, naik dari 2 persen kenaikan tahun lalu. Rekomendasi Danareksa untuk sektor ini adalah Bumi Serpong Damai.
Danareksa memperkirakan sektor otomotif masih bisa tumbuh 2-3 persen tahun ini. Rekomendasi saham otomotif adalah Astra International.
Sektor semen juga diperkirakan akan menguat. Sekitar 80 persen permintaan semen berasal dari sektor properti. Pilihan Danareksa adalah Semen Indonesia.
"Secara historis, menurunnya BI Rate biasanya diikuti menguatnya rupiah yang pada akhirnya akan mendorong sektor konsumsi dan farmasi. Kami merekomendasikan saham KAEF dan ICBP," kata Helmy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




