Eksekusi Mati Tidak Dilakukan Akhir Pekan Ini

Jumat, 6 Maret 2015 | 15:45 WIB
YS
IC
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: CAH
Polisi mengawal petugas kejaksaan saat proses pemindahan dua warga Australia terpidana mati, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan di Lapas Kerobokan, Denpasar, 4 Maret 2015
Polisi mengawal petugas kejaksaan saat proses pemindahan dua warga Australia terpidana mati, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan di Lapas Kerobokan, Denpasar, 4 Maret 2015 (Antara Foto / Nyoman Budhiana)

Jakarta - Menjelang akhir pekan pascapemindahan terpidana mati ke Lapas Nusakambangan, Kejaksaan Agung masih belum dapat memastikan kapan eksekusi bisa dilakukan.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony T Spontana, menegaskan, pihaknya masih mencari waktu yang tepat untuk melaksanakan eksekusi. Juga hampir dipastikan, eksekusi mati tidak dilakukan pada akhir pekan besok.

"Kita nanti yang menentukan. Kita cari waktu yang tepatlah. Ada beberapa yang masih ditunggu, Saya pastikan bukan minggu ini," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Tony‎ Spontana, Jumat (6/3).

Tony membeberkan, alasan lain belum melakukan eksekusi lantaran persiapan teknis dan fasilitas belum 100 persen. ‎Ada fasilitas yang memang belum siap di Nusakambangan.

Dirinya pun juga belum bisa memastikan, apakah napi yang sudah dipindahkan telah masuk ke ruang isolasi.

Ditegaskan, sudah atau belum masuknya terpidana mati ke ruang isolasi, tentu ‎pihaknya masih memiliki jeda waktu.

"Setelah masuk isolasi juga ada jeda waktu ya kita harus tunggu. Jaksa Agung juga akan menentukan selain tanggal juga jumlah terpidana yang dieksekusi," ucapnya.

Saat ini, sudah sembilan terpidana mati yang dipindah ke Nusa Kambangan. Sedangkan satu lainnya, Mary Jane masih berproses peninjauan kembali di Yogyakarta

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon