Sichuan

China Lepaskan Panda ke Alam Liar

Kamis, 12 Januari 2012 | 15:25 WIB
ES
B
Penulis: Entin Supriati | Editor: B1
Seekor panda memanjat pohon di pusat penelitian Chendu (11/1). China melepaskan eman ekor panda ke alam semi liar sebagau upaya menambah jumlah panda di habitatnya
Seekor panda memanjat pohon di pusat penelitian Chendu (11/1). China melepaskan eman ekor panda ke alam semi liar sebagau upaya menambah jumlah panda di habitatnya (AFP)
Dilengkapi kamera sehingga para pengamat bisa memperhatikan panda-panda tersebut tanpa mengganggunya

China melepaskan enam panda ke lingkungan semi liar, yang merupakan bagian dari proyek membantu hewan hampir punah itu kembali ke alam yang semestinya.

Sebelumnya, percobaan melepas panda ke alam terbukti tidak berhasil. Panda terakhir yang dilepaskan ke alam yakni tahun 2006 dan ditemukan mati 10 bulan kemudian, dibunuh panda liar.

Untuk pelepasan kali ini para ilmuwan melepas enam panda peliharaan sebagai upaya memperbesar kesempatan untuk bertahan.

Sampai saat ini panda yang hidup di alam bebas tercatat sejumlah 1.590 ekor.

Panda yang diberi nama Xing Rong, Xing Ya, Gong Zai, Ying Ting, Zhi Zhi dan Qi Qi, berusia antara dua hingga empat tahun, dilepaskan Rabu di bagian selatan provinsi Sichuan.

Keenam panda itu secara perlahan berjalan ke alam bebas diiringi kilatan lampu kamera.

Panda itu akan tinggal di ruang terbuka Dujiangyan selama dua bulan sebelum dilepaskan ke daerah di kaki bukit yang lebih luas. Setelah itu kemudian akan dilepaskan ke alam terbuka yang sebenarnya. Tentu saja, jika panda itu  masih beratahan.

Menurut kepala pengamatan panda di ruang semi liar, Qi Dunwu, lingkungan itu dilengkapi kamera sehingga para pengamat bisa memperhatikan panda-panda tersebut tanpa mengganggunya.

Dalam 30 tahun terakhir telah dilakukan percobaan melepas panda ke alam liar sebanyak 10 kali, namun hanya dua kali yang berhasil, panda tersebut dapat bertahan hidup.

Pada percobaan ke-10 yakni pada tahun 2006, setelah seekor panda ditemukan mati, yang lainnya dikirim kembali ke pusat pembiakan di Chengdu setelah kehilangan berat badan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon