30 Ribu Warga Duren Sawit Terancam Kekurangan Air Bersih
Rabu, 15 April 2015 | 00:30 WIB
Jakarta - Bocornya pipa air milik PT Aetra yang berada di depan kantor Unit Pengelola Dana Bergulir (UPDB), Jalan Inspeksi Tarum Barat, Duren Sawit, Jakarta Timur membuat 30 ribu pelanggan di kawasan Duren Sawit terancam tidak mendapatkan pasokan air bersih. Bila aliran di pipa induk itu dimatikan akan berdampak pada mereka yang tinggal di kawasan tersebut.
General Manager Strategic Business Unit (SBU) PT Aetra Azwar Amir menjelaskan pihaknya masih perlu memeriksa penyebab sumber kebocoran pipa. "Kami akan tindaklanjuti apa penyebabnya. Ada air valev (pipa saluran pembuangan udara) yang terkena penggalian. Kalau langsung kami matikan aliran airnya maka 30 ribu pelanggan di Duren Sawit tidak bisa mendapatkan pasokan air bersih, maka kami cek dulu apa masalah sebenarnya," jelasnya, Selasa (14/4).
Ia menambahkan, pipa induk dalam saluran itu sanggup menyuplai air bersih sebanyak 1.900 liter per detik. Sejak bocornya pipa pada pukul 15.10 WIB, 30 liter air per detik telah terbuang sia-sia. Jika memang harus dimatikan aliran airnya, Azwar akan melakukan hal itu di luar jam sibuk ketika pelanggan tidak banyak menggunakan air bersih. Jam sibuk ini adalah saat pagi pukul 05.00-09.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB.
"Kami mengatasi itu bukan di saat jam sibuk, agar pelanggan juga tetap bisa menggunakan air bersih," tuturnyanya. Meski aliran air itu dimatikan, pihaknya tetap bisa menyuplai air bersih dari gudang air yang memiliki reservoir untuk air cadangan yang bisa digunakan lebih dari empat jam.
Terkait pembangunan proyek Tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) di lokasi bocornya pipa, Azwar mengaku akan meminta ganti rugi jika memang ada kerugian dari rusaknya pipa tersebut. "Sebenarnya dalam pengerjaan proyek ini selalu ada koordinasi, tapi kami juga tidak tahu kok ini bisa sampai terjadi. Biasanya ada koordinasi untuk bahas apa saja yang akan dilakukan," ucapnya. Pihaknya berjanji akan terus berupaya memberikan pelayanan pada pelanggan agar pasokan air tidak berkurang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




