Tani dan Nelayan Gandeng UGM Bangun Pemberdayaan Masyarakat Agromaritim

Senin, 4 Mei 2015 | 12:19 WIB
NF
B
Penulis: Nessy Febrinastri | Editor: B1
Intani dan UGM menciptakan model pemberdayaan masyarakat agromaritim, Jakarta, 4 Mei 2015.
Intani dan UGM menciptakan model pemberdayaan masyarakat agromaritim, Jakarta, 4 Mei 2015. (PR)

Jakarta - Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani) dan Dashboard Ekonomika Kerakayatan Universitas Gadjah Mada (DEK UGM) mengembangkan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat tani dan nelayan di Indonesia.

Keduanya sepakat mengembangkan model-model perberdayaan, yang disesuaikan dengan kearifan lokal di masing-masing daerah.

"Kami mengintegrasikan agriculture dan maritim, karena keduanya bisa saling menguatkan untuk membangun kemandirian nasional, khususnya meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan Indonesia," ungkap Ketua Umum Intani, Guntur Subagja, Jakarta, Senin (45).

Menurut Guntur, Intani sudah memiliki grand strategy pembangunan kemandirian nasional, yang dibahas dalam rapat kerja nasional (rakernas) I Intani pada 7 April 2015, di Gedung Dewan Perwakilan Daerah RI (DPD RI), Jakarta.

Pembangunan kemandirian ekonomi nasional yang tepat adalah melalui pengembangan sektor agromaritim. Untuk merealisasikan itu, ada lima prioritas yang menjadi fokus Intani, yaitu pemberdayaan masyarakat (empowering people), pengembangan produk (product development), inovasi teknologi (technology innovation), interkoneksi semua potensi (connection), dan sosial bisnis (social business).

"Fokus Intani dalam membangkitkan kemandirian sistem agromaritim berkelanjutan adalah wilayah pesisir yang merupakan interface dari sektor pertanian dan kelautan," ujar guru besar IPB, Prof DR Eriyatno, pada kesempatan yang sama.

Intani didirikan pada 25 Februari 2015 oleh para praktisi pertanian dan kelautan, pakar/akademisi, pebisnis, profesional, dan aktivis yang peduli meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani dan nelayan. Organisasi ini menitikberatkan pada program nyata dengan mengembangkan model-model pemberdayaan masyarakat yang akan diduplikasi ke daerah-daerah lain di Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon