Borobudur Tetap Dibuka untuk Wisatawan Saat Waisak

Minggu, 31 Mei 2015 | 03:10 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Sejumlah wisatawan mengamati matahari terbit di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (21/2).
Sejumlah wisatawan mengamati matahari terbit di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (21/2). (Antara/Andreas Fitri Atmoko)

Magelang - Taman Wisata Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, tetap dibuka untuk para wisatawan saat berlangsung perayaaan Waisak di candi Buddha terbesar di dunia tersebut, 2 Juni 2015.

"Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) tetap melayani pengunjung seperti biasa, sedangkan perayaan Waisak yang diselenggarakan umat Buddha berada di halaman candi sisi barat," kata Kepala Divisi Administrasi dan Keuangan TWCB Aryono Hendro Maliyanto di Magelang, Sabtu (30/5)

Aryono mengatakan sesuai hasil rapat dengan pihak Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) TWCB menyiapkan lahan untuk penyelenggaraan kegiatan Waisak di Borobudur.

Ia menyebutkan kegiatan paling awal adalah bakti sosial pada 1-2 Juni 2015 disiapkan di Taman Lumbini dan saat tenda untuk kegiatan tersebut sudah didirikan oleh panitia.

"Tenda-tenda yang sudah berdiri di Taman Lumbini besok digunakan untuk kegiatan bakti sosial pengobatan gratis," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan informasi dari panitia untuk operasi katarak dilakukan di RST Soedjono Kota Magelang, sedangkan pemeriksaan di Taman Lumbini.

Ia menuturkan tahun ini detik-deti Waisak jatuh pada pukul 23.18 WIB yang dipusatkan di Candi Borobudur.

Sebelumnya pada Selasa (2/6) siang dilakukan prosesi arak-arakan umat Buddha dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur melewati Candi Pawon.

"Nanti alur umat Buddha yang mengikuti perayaan Waisak masuk melalui pintu 7. Nanti dilakukan pemeriksaan di pertigaan sebelum Candi Borobudur, bagi umat Buddha yang mengenakan tanda pengenal resmi langsung ke kiri lewat pintu 7, sedangkan peserta arak-arakan yang tidak mengenakan tanda pengenal ke kanan lewat pintu 8," katanya.

Ia mengimbau semua umat Buddha yang ingin merayakan Waisak di kompleks Candi Borobudur agar mengenakan kartu tanda pengenal yang dikeluarkan oleh Walubi. Hal ini untuk memudahkan dalam mengatur alur masuk, membedakan warga yang ke sini untuk ibadah atau sebagai pengunjung.

Ia mengatakan pengunjung Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) sejak pertengahan Mei 2015 naik drastis dibanding hari-hari sebelumnya.

Ia menyebutkan pada hari-hari biasa sebelumnya pengunjung sekitar 3.000 hingga 4.000 orang per hari tetapi sejak pertengahan bulan ini pengunjung pada hari biasa mencapai 10.000 hingga 12.000 orang per hari, sedangkan pada Sabtu dan Minggu mencapai 20.000 hingga 30.000 orang per hari.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon