Minggu Depan Komisi I DPR Rapat Soal Fit And Proper Test Calon Panglima TNI

Kamis, 11 Juni 2015 | 04:17 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Tantowi Yahya
Tantowi Yahya (Antara/Sigid Kurniawan)

Jakarta-Wakil Ketua Komisi I DPR, Tantowi Yahya, memastikan pihaknya akan menyelesaikan proses persetujuan atau penolakan terhadap KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon Panglima TNI, paling lambat 20 hari kerja sejak surat Presiden diterima Pimpinan DPR pada Selasa (9/6) malam lalu.

Hal itu sesuai dengan bunyi UU yang memberikan waktu 20 hari bagi DPR untuk memutuskan apakah setuju atau menolak usulan Presiden. Dari sisi mekanismenya, setelah surat presiden dibacakan di rapat paripurna, maka Komisi I akan ditugaskan melaksanakan proses pembahasan sikap DPR. Biasanya akan disertai dengan proses fit and proper test.

Untuk kepentingan fit and proper test itu, Tantowi mengakui pihaknya belum menjadwalkan secara pasti. "Tapi ancar-ancarnya, kemungkinan rapat internal menjadwalkan proses itu dilakukan pada minggu depan," kata Tantowi, Kamis (11/6).

Terkait penunjukkan Gatot sendiri, Tantowi secara terbuka mengakui bahwa pada awalnya, pihaknya berharap calon panglima TNI adalah Kepala Staf Angkatan Udara. Hal itu dalam rangka menjaga tradisi bergiliran. "Tetapi, kami menghormati pilihan Presiden karena hal tersebut adalah juga hak prerogatif beliau," kata Tantowi.

Namun, politikus Golkar itu melanjutkan, dalam rangka memenuhi rasa keingintahuan publik, ada baiknya Presiden menjelaskan alasan pemilihan Gatot sebagai calon panglima.

Secara pribadi, dia menilai Gatot Nurmantyo sendiri adalah kandidat panglima yang mumpuni. "Beliau adalah perwira tinggi TNI yang kaya dengan pengalaman dan berwawasan. Beliau pasti mampu menjadi panglima yang baik dan menoreh sukses," kata Tantowi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon