Soal Jet Tempur Malaysia, Panglima Janji Beri Teguran
Senin, 15 Juni 2015 | 17:54 WIB
Jakarta - Senada dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Moeldoko juga mengatakan hendak menegur Malaysia, terkait masuknya pesawat perang Malaysia ke wilayah perbatasan di Kalimantan, Blok Ambalat.
"Pasti nanti akan diingatkan. Kita dalam dunia diplomasi ada yang diawali dari soft (lunak) dahulu, kenapa kamu harus begitu, kan seperti itu," kata Moeldoko yang ditemui sebelum menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6).
Moeldoko menegaskan bahwa sudah ada kesepakatan antara dua negara perihal masalah Ambalat.
Untuk itu, Moeldoko meminta agar dua negara mematuhi kesepakatan yang telah disepakati bersama tersebut.
"Kita saling menjaga saja. Kalian (Malaysia) menjaga, saya juga menjaga. Kita sudah sepakat," tegasnya.
Seperti diberitakan, sudah sembilan kali pesawat tempur Malaysia melanggar batas di wilayah perbatasan di Ambalat hingga pertengahan tahun ini.
Hal tersebut diungkapkan Komandan Lanud Tarakan Letkol Penerbang Tiopan Hutapea. Menurutnya, adanya pesawat asing memasuki wilayah udara Ambalat ini terpantau Satuan Radar 225 Kosek II, Kohanudnas di Tarakan, Kalimantan Utara.
Menurut komandan satuan radar Mayor Lek M Suarna, penetrasi seringkali dilakukan pesawat Malaysia. Terpantau, sebanyak sembilan kali pesawat militer negeri jiran, lepas landas dari Tawau dan memasuki wilayah Indonesia di atas perairan Ambalat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




