Bocah 10 Tahun di Bekasi Kena Peluru "Nyasar"
Selasa, 16 Juni 2015 | 20:14 WIB
Bekasi - Hingga malam ini, Rian Eriawan (10), masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk proses pengangkatan proyektil peluru yang bersarang di punggungnya.
Rian harus mengerang kesakitan setelah proyektil peluru menembus langit-langit rumah dan menghujam ke punggung sebelah kiri.
Kejadian ini, berawal saat korban bersama empat anak lainnya sedang asyik main gim Play Station (PS) di rumah Rian, Jalan Gamprit II Ujung, RT 05/RW 14, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/6) sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan keterangan dari ibu Ilham, tetangga Rian, ada sekitar empat anak yang sedang bermain PS siang itu.
"Tiba-tiba Rian menangis kesakitan dan terlihat darah dari bagian punggungnya," ujar ibu Ilham, Selasa (16/6).
Dia mengatakan, bersama dengan ibu korban yang saat itu sedang menjahit baju, dan warga sekitar mengantar Rian ke Klinik Regen, tidak jauh dari lokasi untuk pengobatan.
"Saat itu, kata dokter, luka Rian akibat goresan benda tumpul. Setelah dibungkus dan diberi obat, kemudian Rian diperbolehkan pulang ke rumah," ujarnya.
Saat yang bersamaan, warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) menemukan beberapa butir proyektil di sekitar lokasi. Bersama dengan Ketua RT 08, Maman, warga langsung menghubungi kepolisian setempat setelah mengumpulkan beberapa proyektil peluru tajam.
Anggota Polsek Pondokgede yang tiba di lokasi, kemudiam meminta Rian kembali ke Klinik Regen untuk dilakukan pemeriksaan melalui sinar X-ray atau rontgen.
"Hasil dari rontgen diketahui, Rian mengalami luka tembak dan proyektil peluru masih bersarang di tubuhnya," sambungnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada saat kejadian warga sekitar sama sekali tidak terdengar suara tembakan. Bahkan proyektil yang ditemukan di lokasi yang berbeda-beda, dalam keaadan rusak alias sudah gepeng. Warga sekitar, tidak menemukan selongsong peluru, hanya delapan proyektil peluru tajam.
"Selesai dirontgen, Rian kemudian dibawa ke RS Polri Kramatjati, oleh polisi dan keluarganya," ujarnya.
Kini, kasus peluru nyasar masih dalam penanganan anggota Polsek Pondokgede dan Polresta Bekasi Kota.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




