Erupsi, Pengungsi Sinabung Diminta Tak Masuki Zona Berbahaya
Minggu, 28 Juni 2015 | 13:16 WIB
Medan - Komandan Satuan Tugas Tanggap Darurat Erupsi Gunung Sinabung, Letkol Inf Asep Sukarna menegaskan, pengungsi maupun pendatang tidak boleh memasuki zona berbahaya yang berada dalam radius 7 kilometer (Km) dari Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut).
"Kami memperketat pengamanan di setiap jalan masuk menuju beberapa desa yang berbahaya dari aktivitas erupsi Gunung Sinabung. Masyarakat dicegah bila mencoba memasuki daerah larangan tersebut. Ini dilakukan karena aktivitas Gunung Sinabung masih tinggi," ujar Asep Sukarna, Minggu (28/6).
Disebutkan, luncuran awan panas Gunung Sinabung melalui Desa Bekerah, Sukanalu dan Mardinding. Luncuran awan panas yang disertai debu vulkanik itu masih sering terjadi. Pengungsi diharapkan tidak mengambil resiko yang lebih besar, apalagi sampai memasuki zona berbahaya tersebut.
"Kami tidak ingin ada korban jiwa akibat terkena luncuran awan panas Gunung Sinabung. Masyarakat pun harus bisa memahami bahaya luncuran awan panas yang disertai dengan material debu vulkanik tersebut. Oleh karena itu, pengungsi jangan lagi memasuki daerah berbahaya itu," katanya.
Asep Sukarna mengemukakan hal tersebut karena masih banyak pengungsi yang kembali ke desa pada saat pagi sampai sore hari. Pengungsi pulang ke desa karena ingin mengelola lahan pertanian yang rusak akibat erupsi gunung merapi itu. Lahan pertanian di sana ditutupi abu vulkanik.
Tingginya aktivitas Gunung Sinabung membuat 10.606 jiwa masyarakat dari sebelas desa di Kabupaten Tanah Karo, terpaksa mengungsi. Mereka berasal dari Desa Gurukinayan, Tiga Pancur, Pintu Besi, Sukanalu, Berastepu, Desa Jaraya, Desa Kutatengah, Desa Sigarang garang, Desa Mardingding, Desa Kutagugung dan Desa Kutarayat.
Jumlah pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung itu meliputi 3.121 kepala keluarga (KK) yang ditampung di 10 titik pengungsian. Lokasi pengungsian itu terdapat di Jambur Lau Buah Batu, Paroki Gereja Katolik Kabanjahe dan Gedung Serbaguna KNPI Kabanjahe, Gedung Serbaguna GBKP Kabanjahe, Jambur Sempajaya, Gudang Jeruk Surbakti, Jambur Tongkoh, Jambur Korpri, Jambur Tanjung Mbelang dan GPDI Ndokum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




