DKI Siapkan 7.923 Angkutan Mudik

Selasa, 30 Juni 2015 | 08:23 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Para penumpang bus dengan membawa barang bawaan sampai di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (1/8). Mereka adalah warga yang meramaikan arus balik pada musim mudik Lebaran 2014. SP/Joanito De Saojoao.
Para penumpang bus dengan membawa barang bawaan sampai di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (1/8). Mereka adalah warga yang meramaikan arus balik pada musim mudik Lebaran 2014. SP/Joanito De Saojoao. (Suara Pembaruan/SP/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Demi memudahkan warga Jakarta untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan 7.923 angkutan Lebaran dan 490 bus bantuan..

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan persiapan arus mudik dan balik Lebaran hampir sama dengan persiapan tahun-tahun sebelumnya. Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta sudah menyiapkan segala kebutuhan angkutan darat yang dibutuhkan oleh pemudik.

"Dishubtrans DKI sudah menyiapkan bus-bus untuk mengangkut pemudik. Begitu juga nanti dengan arus balik," kata Basuki di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (30/6).

Jumlah angkutan Lebaran serta bus bantuan yang disediakan Dishubtrans DKI, menurut Basuki sudah cukup untuk melayani warga Jakarta yang akan mudik Lebaran. Selain itu, Pemprov DKI juga akan menggelar mudik bareng.

"Harusnya cukup. Kan ada ada mudik bareng dari Pemprov DKI. Pokoknya sudah kami kumpulkan untuk kebutuhan Lebaran warga Jakarta," ujarnya.

Terkait munculnya terminal bayangan saat arus mudik dan balik Lebaran, mantan Bupati Belitung Timur ini menyatakan hal itu pasti terjadi setiap kali Lebaran.

"Ya saya tutup sebelah mata saja," ucapnya singkat.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dishubtrans DKI, Emmanuel Kristanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan sebanyak 7.923 unit angkutan Lebaran dan 490 bus bantuan untuk mudik dan arus balik Lebaran.

Dengan rincian, 7.923 angkutan Lebaran itu terdiri dari 2.469 bus‎ Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) DKI dan 5.454 bus AKAP Non DKI. Jumlah angkutan Lebaran bus AKAP DKI pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu yang ada sebanyak 2.389 unit pada tahun lalu. Sementara 490 unit bus bantuan meliputi 275 bus pariwisata dan 215 bus kota.

Sebanyak 5.454 unit angkutan Lebaran bus AKAP Non DKI ‎disediakan Direktorat Jenderal Angkutan Darat (Ditjendat). Lalu, 2.469 unit bus AKAP DKI yang siap dioperasikan sebagai angkutan Lebaran ini berasal dari 41 Perusahaan Otobus (PO). Masing masing‎ PO itu menyiapkan tiga sampai dengan 517 unit armadanya untuk angkutan Lebaran. Jumlah ini tersedia berdasarkan hasil rapat koordinas dengan DPD Organda DKI, operator bus, Ditjen Perhubungan serta UPT Terminal, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) dan kepala suku Dishubtrans di lima wilayah DKI.

"Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk kesiapan sarana angkutan Lebaran tahun ini dan kesiapannya sudah 100 persen," kata Emmanuel.

Tidak hanya itu, Dishubtrans DKI juga menyiapkan 12 terminal bus untuk arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Yaitu, tiga terminal utama dan sembilan terminal bantuan. Tiga terminal utama tersebut terdiri dari Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Pulo Gadung. Sembilan terminal bantuan di antaranya Terminal Tanjung Priok, Pinang Ranti, Rawamangun dan juga Pulo Gebang.

"Kita juga siapkan 10 pool bus untuk mengantisipasi terjadi penumpukan penumpang di terminal," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon