Fit and Proper Test Calon Panglima TNI, Komisi I Akan Tanya Hibah Alutsista
Rabu, 1 Juli 2015 | 11:19 WIB
Jakarta - Setelah selesai dengan calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso, Komisi I DPR akan menggelar fit and proper test terhadap KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon tunggal Panglima TNI yang diajukan Presiden Joko Widodo. Kegiatan itu akan dilaksanakan hari ini, dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (1/7).
Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais, momen kebetulan yang terjadi kemarin, yakni jatuhnya pesawat TNI AU jenis Hercules, diprediksi menjadi tema hangat selama fit and proper test.
Bagi Hanafi, Gatot perlu memberi pandangan serta solusi atas permasalahan TNI yang banyak menerima alusista bekas pakai negara lain.
"Itu menjadi salah satu faktor jatuhnya pesawat Hercules. Kami akan menanyakan hal ini. Apakah setelah peristiwa ini, kebijakan hibah akan dievaluasi atau bagaimana?" Ujar Hanafi.
Menurut Hanafi, Gatot harus bisa menjelaskan bagaimana strategi yang disiapkannya untuk melakukan peremajaan alutsista. Tantangannya tentu adalah minimnya anggaran pertahanan NKRI.
Anggota Komisi I DPR RI lainnya, Tubagus Hasanuddin, mengatakan Jenderal Gatot harus bisa memaparkan visi misi dan konsepnya atas beberapa hal menyangkut militer RI.
Yakni terkait reformasi dan meningkatkan disiplin prajurit, bagaimana melanjutkan program Kekuatan Pokok Minimum (MEF), dan strategi meredam konflik yang terjadi selama ini dengan masyarakat.
"Satu lagi, bagaimana menyelesaikan masalah konflik TNI dan rakyat soal tanah. Itu garis besarnya," kata Hasanuddin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




