Perampokan Jadi Motif Kasus Pembunuhan Wartawati di Depok

Senin, 20 Juli 2015 | 11:47 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Ilustrasi lokasi perampokan yang telah dipasang garis polisi.
Ilustrasi lokasi perampokan yang telah dipasang garis polisi. (ISTIMEWA)

Jakarta - Para pelaku pembunuh wartawati, Nurbaety Rofiq (44), mengaku membunuh lantaran kepergok saat menjalankan aksi perampokan di rumah korban, di Perumahan Gaperi RT 01 RW 09 Blok C 6, Bojong Gede, Jawa Barat.

"Tersangka ingin mengambil barang-barang, namun diketahui korban. Terjadilah perkelahian dan korban ditikam dengan pisau sebanyak sembilan kali," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal, Senin (20/7).

Dikatakan Iqbal, pelaku tidak berhenti melakukan penganiayaan terhadap korban. Saat korban tidak berdaya, justru pelaku menghabisi korban dengan menyayat lehernya. Usai memastikan korban tewas, para pelaku melarikan diri sambil membawa empat telepon genggam, satu laptop, satu kamera LSR, dan uang milik korban.

Ia menambahkan, setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangka M Afif Ubaidilah (22) dan Syarifudin (21). Satu tersangka, Deny Setyawan masih buron.

"Saat ini anggota masih mengejar tersangka lain yang buron. Motifnya perampokan," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang wartawati media online bernama Nurbaety, ditemukan meregang nyawa di rumahnya di Perumahan Gaperi RT 01 RW 09 Blok C 6, Bojong Gede, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan keluarganya sudah dalam kondisi meninggal dunia, sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu (18/7). Ia diduga menjadi korban perampokan, sebab ada barang-barang yang hilang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon