Warga Kampung Pulo Kurang Minati Rusunawa Jatinegara Barat
Senin, 27 Juli 2015 | 22:13 WIB
Jakarta - Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah (Pemda) DKI mencatat, baru 60 kepala keluarga (KK) dari 900 KK di kawasan Kampung Pulo, Jakarta Timur, yang menempati Rusunawa Jatinegara Barat.
Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, Ika Lestari Adji mengatakan, Rusunawa Jatinegara Barat memang diperuntukkan bagi warga yang terkena relokasi pemukiman kumuh di kawasan Kampung Pulo.
Ditargetkannya, kata dia, 900 KK telah pindah ke rusunawa pada Agustus mendatang. Sekarang yang sudah menerima undian untuk unit rumah ada sekitar 520 KK. Dari jumlah itu, sudah ada 100 KK yang pegang kunci. Dari 100 KK itu, baru 60 KK yang menempati unit hunian di Rusunawa Jatinegara Barat.
"Jadi, walaupun rusun ini belum diresmikan Gubernur, kami memberikan kelonggaran warga sudah bisa menempati unit hunian itu. Sebab keadaan sudah mendesak. Peresmian akan dilakukan kalau warga sudah pindah semua, biar ada momennya," kata Ika, Senin (27/7).
Diungkapkannya, untuk memenuhi semua kebutuhan hunian tinggal bagi warga Jakarta, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan pihak pengembang untuk membangun rusun lebih banyak lagi. Seperti di kawasan Rawa Bebek, Daan Mogot dan juga di Muara Angke bagi nelayan.
"Kami akan terus menggerakkan para pengembang yang ada. Agustus ini mereka sudah janji. Seperti di Summarecon sudah mulai dibangun. Ini akan kami dorong lagi janji mereka di bulan Agustus-September," terangnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




