Munculnya Calon Tunggal Diklaim Bagian dari Strategi Parpol

Kamis, 30 Juli 2015 | 18:36 WIB
CP
B
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: B1
Ilustrasi Pilkada
Ilustrasi Pilkada (Beritasatu.com)

Jakarta - Sejumlah daerah hanya memiliki satu pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam pilkada serentak, Desember mendatang.

Bahkan, ada daerah yang sama sekali tidak memiliki bakal kandidat. Itulah sebabnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah tersebut melakukan perpanjangan pendaftaran pada 1-3 Agustus 2015.

Menurut Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Sumarsono, munculnya pasangan tunggal dapat disebabkan karena strategi politik parpol tertentu.

"Toh parpol tahu aturan. Jika hanya ada satu pasangan, tiga hari sosialisasi, lalu dibuka tiga hari lagi untuk pendaftaran. Parpol-parpol yang belum mendaftarkan calon, mungkin sedang mengatur percaturan politik," katanya, Kamis (30/7).

Sumarsono optimistis tidak akan ada pasangan tunggal di pilkada. "Keyakinan saya, semua akan selesai pada saatnya. Kemungkinan hanya satu pasangan (yang muncul), sangat kecil. Contoh konkret di Timor Tengah Utara, masih ada dua calon yang sengaja ditahan. Ini sudah dimonitor," tegasnya.

Menurutnya, seluruh pasangan calon yang diusung parpol hampir dipastikan merupakan figur terbaik. "Esensi pilkada ini kan bagaimana kita menyediakan instrumen untuk mendapatkan pemimpin daerah yang terbaik. Pasti parpol tidak akan semena-mena dengan mencalonkan asal-asalan," tandas Sumarsono.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon