Ribuan Mobil Baru Renault, VW Terbakar dalam Ledakan Tianjin
Sabtu, 15 Agustus 2015 | 02:30 WIB
Tianjin, Tiongkok - Produsen mobil Prancis Renault SA mengatakan bahwa ledakan hebat di kota pelabuhan Tianjin, Tiongkok menghancurkan sekitar 1.500 mobil baru yang tersimpan dalam gudang.
Renault memperkirakan kerugian akibat ledakan tersebut mencapai US$ 33 juta, berdasarkan model termurah yang dijual di Tiongkok. Mobil-mobil tersebut ikut terbakar ketika api menyambar gudang penyimpanan.
Sementara itu, produsen mobil asal Jerman Volkswagen AG juga melaporkan mobil-mobil barunya ikut rusak dalam ledakan yang terjadi Rabu malam tersebut. Volkswagen hingga kini masih menghitung kerugian, namun memastikan bahwa pengiriman mobil akan tetap lancar melalui pelabuhan Shanghai dan Guangzhou.
Auto Blog mengutip sumber anonim mengatakan bahwa kerugian VW mencapai ribuan mobil, dengan detil seperti ini: 1,065 Touareg, 391 Beetle, 257 Tiguan, 114 Golf, 84 Up! minicar, 39 SportVan, and 28 Magotans/Passat.
Tianjin adalah pelabuhan pengiriman mobil terbesar di Tiongkok. Produsen otomotif biasanya menyimpan mobil mereka di sini sebelum dikirim ke tempat lain.
Dua ledakan besar di sebuah kawasan industri di Tianjing, Tiongkok menewaskan 50 orang, termasuk setidaknya 12 pemadam kebakaran, pada hari Rabu (12/8).
Ledakan terjadi di salah satu gudang penyimpanan bahan kimia. Ledakan sangat hebat bisa dirasakan hingga radius sekian kilometer jauhnya dan dapat dilihat dari angkasa. Sejumlah saksi mata mengatakan ledakan ibarat bom atom.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




