Akibat Asap, Jarak Pandang di Pekanbaru Hanya 500 Meter
Selasa, 25 Agustus 2015 | 08:55 WIB
Pekanbaru - Kabut asap tebal akibat kebakaran lahan dan hutan yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, membuat jarak pandang menurun drastis hingga menyisakan sekitar 500 meter (m), Selasa (25/8) pagi.
Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, pukul 07.00 WIB menyatakan, beberapa daerah, termasuk Kota Pekanbaru, diselimuti asap tebal karena kondisi udara terpolusi asap bercampur embun.
Selain Pekanbaru, Pelalawan juga merupakan daerah lainnya yang mengalami bencana kabut asap tebal, dengan jarak pandang yang juga sama.
Selanjutnya, kota lain, seperti di Dumai dan Rengat (Indragiri Hulu) juga diselimuti kabut asap, namun tercatat jarak pandang masih lebih baik, yakni berkisar dua hingga tiga kilometer (km).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edward Sanger, menyatakan, asap pekat yang menyelimuti Pekanbaru dan sejumlah daerah, kemungkinan besar adalah hasil kiriman dari kebakaran di provinsi tetangga.
"Untuk Riau hanya dua titik api. Kabut asap ini adalah kiriman asal Jambi dan Sumatera Selatan (Sumsel), mengingat arah angin bergerak dari selatan ke utara," kata Edwar, di Pekanbaru, Selasa (25/8).
Sementara itu, ia menjelaskan, untuk kedua wilayah tersebut, yakni Jambi dan Sumsel, masing-masing terdeteksi 33 dan 36 titik panas.
Hingga berita ini diturunkan, kabut asap tebal masih menyelimuti Pekanbaru. Akibatnya, sebagian besar kendaraan harus ekstra waspada saat melintasi jalanan.
Sementara itu, tampak sejumlah sekolah di kawasan Panam, Pekanbaru masih melangsungkan kegiatan belajar dan mengajar seperti biasanya.
BMKG memastikan, dua titik api di Riau berada di Kampar dan Pekanbaru. Jumlah tersebut jauh berkurang dibandingkan sehari sebelumnya, sebanyak 15 titik api.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




