Sering Kemalingan, Warga Kampung Beting Koja Beri "Pelajaran" Pelaku Curanmor
Selasa, 1 September 2015 | 18:30 WIB
Jakarta - Warga Kampung Beting, RT 008/RW 007, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Selasa (1/9) dini hari, menangkap sendiri dua pelaku curanmor yang kerap beraksi tanpa bantuan dari polisi.
Sebelum menyerahkan pelaku curanmor itu ke markas Polsek Koja, warga sempat memberikan pelajaran kepada keduanya hingga babak belur dan kemudian membawanya ke kantor polisi.
Diketahui pelaku beraksi pada pukul 00.40 WIB dengan mengambil sepeda motor milik Mistiyanti binti Samino (46), warga Jalan Kampung Beting Nomor 2, yang sehari-hari berjualan di Pasar Kaget Bendungan Melayu.
Sahroni (43), salah seorang warga yang ikut memberikan pelajaran kepada kedua pelaku pencurian, mengaku dirinya saat itu sedang duduk sembari minum kopi di sebuah warung yang jaraknya tidak sampai 10 meter dari rumah Mistiyanti.
"Pas saya lagi asik nyeruput kopi, eh ada dua pria naik sepeda motor yang berhenti di depan rumah korban, saya kirain awalnya mereka adalah tamu korban, namun gerak-gerik mereka mencurigakan," ujar Sahroni, Selasa (1/9) siang di Markas Polsek Koja sesudah dimintai keterangan oleh polisi.
Kedua orang itu bukannya masuk ke dalam rumah untuk bertamu, tapi salah satunya duduk di sepeda motorn yang diparkir di bahu jalan sembari menengok-nengok ke arah jalan, sedangkan pelaku lainnya masuk ke dalam teras rumah korban dan menduduki motor korban.
"Saat itu saya belum terlalu curiga, namun ketika mendengar pemilik rumah berteriak maling, saya dan warga sekitar yang masih bangun langsung meringkus pelaku sembari memberikan mereka pelajaran," tambah Sahroni.
Sahroni mengaku tidak langsung menelepon polisi, pasalnya apabila dibiarkan maka si pelaku dapat langsung kabur sedangkan warga di sana sudah sangat geram dengan aksi pencurian sepeda motor di lingkungan mereka sejak bulan puasa lalu.
Sementara itu, Mistiyanti mengaku bisa mengetahui aksi pelaku curanmmor setelah mendengar suara langkah seseorang yang mendekat ke kamarnya yang berdekatan dengan teras tempat ia memarkirkan sepeda motor.
"Pas saya cek ke arah luar rumah, enggak tahunya ada seorang pria yang tidak saya kenal menduduki sepeda motor saya dan seperti mencongkel-congkel kunci kontak sepeda motor dengan sebuah lempengan besi," kata Mistiyanti.
Ia pun memutuskan berteriak, pasalnya saat itu suaminya sedang tidak ada di rumah karena harus membeli bahan jualan mereka dari Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Saya mau ngelawan juga takut si pelaku bawa sejata tajam atau pistol, makanya saya teriak saja biar warga lainnya mendengar dan menangkap pelaku," tambah Mistiyanti.
Sementara itu, Kapolsek Koja, France Siregar, mengatakan, kedua pelaku curanmor di Kampung Beting merukapan residivis aksi serupa yang baru sepekan lalu dibebaskan setelah menjalani masa hukuman selama 3 tahun.
Kedua tersangka itu bernama Kardalim bin Tohyib (33), warga Desa Kebon Danas, RT 16/RW 03, Kecamatan Pusaka Jaya, Kabupaten Subang dan Heri bin Suhendar (31), warga Desa Tambak Jati, RT 01/RW 01 Kecamatan Patok Beusi, Kabupaten Subang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




