Cegah Kebakaran dan Deforestasi

Greenpeace: Tinjau Ulang Konsesi yang Tumpah Tindih

Kamis, 10 September 2015 | 18:48 WIB
CO
B
Penulis: Carla Isati Octama | Editor: B1
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan gambut
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan gambut (Antara/Rony Muharrman)

Jakarta - Greenpeace Indonesia mendesak Presiden Joko Widodo agar segera melakukan berbagai tindakan mengatasi deforestasi serta kebakaran hutan dan lahan yang terjadi.

"Segera tinjau ulang izin konsesi yang saling tumpah tindih di atas lahan gambut, hutan alam, kawasan moratorium, di wilayah hutan yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi dan stok karbon tinggi serta konsesi yang terbakar," ujar Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Teguh Surya di Jakarta, Kamis (10/9).

Teguh menyerukan agar pemerintah segera melakukan gerakan penyelamatan lahan gambut secara nasional dengan melakukan berbagai langkah. Hal itu seperti pemetaan kawasan hidrologi gambut harus segera dipercepat dan dukung serta lakukan upaya restorasi gambut.

Selain itu, menurut Teguh, pemerintah sebaiknya segera membangun sekat kanal secara masif di wilayah gambut yang menjadi sumber bahan api terutama di kubah-kubah gambut.

"Kebijakan satu peta tunggal (one map) segera diselesaikan dan dibuka kepada publik," tegasnya.

Selain itu, draft Intended Nationally-Determined Contribution (INDC) harus memasukkan unsur-unsur spesifik, terukur, relevan, dan berbasis waktu supaya bisa mencapai target penurunan emisi yang bisa diverifikasi di masa depan.

"INDC harus mendukung dan memperkuat komitmen sektor swasta untuk nol deforestasi dan perlindungan total gambut," ujar Teguh.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon