Ini Tips Musa Widiatmodjo Bertahan di Industri Mode
Jumat, 11 September 2015 | 19:04 WIB
Jakarta - Dua puluh tujuh tahun berkecimpung di industri mode Indonesia membuat Musa Widiatmodjo memahami dengan baik iklim mode di Indonesia. Baginya bertahan di dunia mode Indonesia tidaklah mudah. Banyak hal yang harus diperjuangkan agar bisa konsisten menjalankan bisnis ini.
"Susah mencari material yang baik dan unik. Kalaupun ada jumlahnya tidak banyak. Tentu hal itu bisa menghambat proses produksi," tutur Musa pada jumpa pers ISFA: Sparks Essentia di Jakarta, Jumat (11/9).
Kemudian, Musa yang memiliki label Musa Widiatmodjo, Musa Atelier, M by Musa, juga mengatakan bahwa dunia mode harusnya menarik berbagai sektor bila ingin berkembang. Namun, yang terjadi setiap sektor di Indonesia sibuk dengan urusan masing-masing.
"Sektor pendidikan, sektor kreatif seperti film dan sebagainya harusnya bisa berintegrasi untuk memajukan industri mode. Tapi, yang terjadi justru semua sibuk dengan urusan masing-masing. Belum lagi kita (pelaku mode) harus bersaing dengan gempuran produk dari Tiongkok dan produk dari luar negeri lainnya yang mendominasi mal. Jadi, ya kita harus cari celah agar bisa terus maju," tandasnya.
Dia pun memberi contoh keberhasilan Korea Selatan dalam industri modenya yang disebabkan oleh integrasi dari semua sektor. Menurutnya, Korea membangun dunia modenya dari film hingga musik.
"Banyak cerita drama Korea yang mengangkat bisnis mode dalam tema ceritanya. Belum lagi penampilan penyanyi Korea yang gaya-gayanya berbeda dan fashionable," terangnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




