Kabut Asap di Rejang Lebong Sudah di Atas Ambang Batas

Senin, 21 September 2015 | 07:48 WIB
U
B
Penulis: Usmin | Editor: B1
Pengendara sepeda motor melintasi jalan yang dipenuhi kabut asap kebakaran hutan dan lahan, di Pekanbaru, Riau, 14 September 2015.
Pengendara sepeda motor melintasi jalan yang dipenuhi kabut asap kebakaran hutan dan lahan, di Pekanbaru, Riau, 14 September 2015. (Antara/Rony Muharrman)

Bengkulu - Kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, dinyatakan sudah di atas ambang batas. Dari hari ke hari, kabut terus menebal, sehingga jarak pandang terganggu pada sore dan pagi hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong, Masdar mengatakan, sejak tiga hari terakhir, kabut asap di Rejang Lebong terus menebal, sehingga jarak pandang mulai terganggu.

"Selain itu, bau asap menyengat dan mata menjadi pedih. Kabut asap yang menyelimuti udara Rejang Lebong diduga kiriman dari provinsi tetangga," katanya, Bengkulu, Senin (21/9).

Hingga kini, belum ditemukan hutan dan lahan terbakar di wilayah Rejang Lebong, namun bila ada api di daerah ini, langsung dipadamkan.

Terkait menebalnya kabut asap di Rejang Lebong, Masdar mengimbau masyarakat untuk memakai masker saat keluar rumah, guna mengantisipasi terkena penyakit infeksi saluran napas akut (ISPA).

"Kita mengimbau masyarakat Rejang Lebong yang akan keluar rumah, sebaiknya menggunakan masker, guna mengantisipasi serangan ISPA, sebagai dampak dari kabut asap tersebut," ujarnya.

Sampai hari ini, BPBD Rejang Lebong belum mengetahui secara persis jumlah penderita ISPA di daerah ini.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan membagikan ribuan masker kepada masyarakat setempat.

"Kami sudah mempersiapkan ribuan masker yang akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis untuk mengantisipasi ISPA akibat kabut asap," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon