Perlu Kelas Tambahan bagi Siswa Korban Bencana Asap

Selasa, 22 September 2015 | 21:08 WIB
FB
B
Penulis: Fatima Bona | Editor: B1
Ilustrasi Polusi Asap
Ilustrasi Polusi Asap (EPA/ADI WEDA)

Jakarta - Bencana kabut asap menyebabkan banyak sekolah diliburkan di sejumlah daerah agar siswa terhindar dari dampak asap.

Anggota Komisi X DPR RI Asdy Narang mengatakan, pemerintah harus menyediakan kelas tambahan untuk siswa yang selama ini diliburkan. Kelas tambahan itu bisa pada hari Sabtu atau dengan menambah jam pelajaran.

Politisi asal Kalimantan Tengah itu mengharapkan, dinas kabupaten dan provinsi dapat mengeluarkan kebijakan tersebut sehingga tidak merugikan siswa yang terkena dampak asap.

"Informasi yang saya terima, siswa sekolah dasar masih diliburkan, sedangkan untuk siswa SMP dan SMA masuknya siang dan pulangnya cepat. Jadi mereka sangat tertinggal,"ujar Asdy di Jakarta, Selasa (22/9).

Selain merugikan para siswa, dia menjelaskan, bencana asap juga menghadirkan banyak gangguan pernapasan masyarakat seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Untuk itu, jelasnya, pemerintah pusat dan daerah segera mungkin menyelesaikan masalah tersebut secara gotong royong. Pemerintah harus mampu mengambil tindakan tegas terhadap perusahan yang melanggar peraturan agar tidak seenaknya membakar hutan untuk kepentingan individu dengan merugikan banyak pihak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon