BIG Targetkan Buat 1.000 Lubang Biopori untuk Konservasi Air Tanah
Jumat, 9 Oktober 2015 | 13:20 WIB
Bogor - Menyadari pentingnya menjaga ketersediaan air tanah sebagai antisipasi kekeringan, ratusan pegawai Badan Informasi Geospasial (BIG) membuat lubang biopori. BIG menargetkan membuat 1.000 lubang biopori.
Deputi Bidang Informasi Geospasial Tematik Badan Informasi Geospasial (BIG) Nurwadjedi mengatakan, pembuatan resapan air melalui lubang biopori ini juga menjadi rangkaian kegiatan Hari Infomarsi Geospasial dan Ultah ke 46 BIG.
"Alasan memilih ini karena resapan biopori bermanfaat untuk konsentrasi air tanah. Apalagi kemarau sekarang sangat dirasakan banyak yang mengalami kekeringan," katanya, di sela-sela pembuatan lubang biopori di kantor BIG, Cibinong, Bogor, Jumat (9/10).
Ia menambahkan, pemanfaatan lubang biopori dimaksudkan agar cadangan air tanah tetap bagus dan cukup untuk memenuhi kebutuhan. Air hujan pun tidak cepat mengalir sebagai air permukaan atau danau tetapi tersimpan dalam tanah.
"Kegiatan ini juga dilakukan sebagai dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang menargetkan membuat 5 juta lubang biopori. Kami dukung makanya buat 1.000 lubang biopori," ujarnya.
Para karyawan juga diharapkan membuat lubang biopori di rumahnya masing-masing. Meski tergolong teknologi sederhana tetapi bisa mengonservasi air tanah.
Lubang biopori sedalam 1,2 meter mampu menampung 3 liter air hujan per menitnya. Lubang biopori pun bisa diisi sampah organik yang bisa dijadikan makanan organisme tanah dan bisa dipanen untuk pupuk.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




