Jenazah Ibu-Anak yang Dibunuh di Cakung Dimakamkan

Sabtu, 10 Oktober 2015 | 13:40 WIB
PP
B
Penulis: Priska Sari Pratiwi | Editor: B1
Jenazah ibu dan anak yang dibunuh di Cakung dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu (10/9)
Jenazah ibu dan anak yang dibunuh di Cakung dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu (10/9) (Suara Pembaruan/Priska Sari Pertiwi)

Jakarta - Suasana haru menyelimuti pemakaman Dayu Priambarita (45) dan Yoel Imanuel (5) yang tewas dibunuh di rumahnya di Perumahan Aneka Elok, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Keduanya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Duren Sawit, Sabtu (10/9) sekitar pukul 12.30 WIB.

Suami korban, Heno Pujoleksono (48) terisak saat melihat peti jenazah istri dan anak terakhirnya dimasukan ke liang lahat. Ia ditemani anaknya, Popy (19) dan Debora (15) saat pemakaman. Puluhan kerabat dan warga sekitar memenuhi area pemakaman turut mendoakan kedua jenazah.

Pendeta yang memimpin prosesi pemakaman, Jeffrey Kumbano mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu kepolisian memburu pelaku pembunuhan ibu dan anak tersebut. "Kami tahu polisi ada kemajuan (dalam penyelidikan). Untuk sementara bapak dan dua anaknya tinggal di rumah keluarga," ujar Jeffrey di lokasi pemakaman, Sabtu (10/9).

Muncul dugaan pelaku pembunuhan adalah orang dekat. Jeffrey menyebutkan, dari keterangan tetangga korban, pada Kamis (8/10) sekitar pukul 14.00 WIB tetangganya melihat ada seorang perempuan masuk ke dalam rumah.

Tak lama kemudian, perempuan itu keluar dan bergantian dengan seorang laki-laki yang mengenakan masker dan jaket hitam. Tak lama setelah itu suaminya yang baru pulang kerja menemukan jenazah istri dan anaknya sudah tewas di dalam kamar pada pukul 17.30 WIB. Jeffrey menambahkan, tiga bulan sebelum kejadian juga muncul ancaman melalui telepon dan pesan singkat pada keluarga korban.

"Saya dengar katanya orang dekat. Namanya pengusaha pasti ada musuh bisnis," tuturnya.

Seperti diketahui suami korban bekerja sebagai pengusaha kusen di kawasan Bintara, Bekasi. Menurutnya, keluarga korban termasuk keluarga yang harmonis dan aktif dalam kegiatan gereja. Ia berharap polisi bisa segera menangkap pelaku pembunuhan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon