ITS Expo 2015 Resmi Dibuka

Kamis, 22 Oktober 2015 | 17:54 WIB
TR
GP
Penulis: Tamara Aulia Rachim | Editor: GP
Pembukaan ITS Expo 2015 Secara Simbolis oleh Perwakilan DInas Pendidikan Prov. Jawa Timur  Nuryanto beserta rombongan dan Rektor ITS Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc.ES. Ph.D. Acara terbesar kampus ITS yang akan berlangsung selama 21-24 Oktober 2015 di Graha Sepuluh Nopember, ITS Sukolilo.
Pembukaan ITS Expo 2015 Secara Simbolis oleh Perwakilan DInas Pendidikan Prov. Jawa Timur Nuryanto beserta rombongan dan Rektor ITS Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc.ES. Ph.D. Acara terbesar kampus ITS yang akan berlangsung selama 21-24 Oktober 2015 di Graha Sepuluh Nopember, ITS Sukolilo. (Istimewa)

Surabaya - Bunyi sirine menandai dibukanya pesta seni, ilmu, dan budaya terbesar di Indonesia, ITS Expo 2015. Grand opening tersebut dilakukan pada Rabu (21/10) bertempat di Graha Sepuluh Nopember, ITS Surabaya.

Acara tersebut tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Nuryanto beserta rombongan, dan Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana, MScES PhD.

Acara grand opening ITS Expo 2015 dikemas dalam sebuah rangkaian pertunjukan yang menggabungkan unsur seni, ilmu dan budaya. Dimulai dari penampilan yang bertajuk "Music Art Blending" yang mengolaborasikan musik tradisional dengan musik kontemporer, disusul penampilan tari barong Bali yang membuat pengunjung takjub oleh gerakan dan ritmis musik yang dihasilkan.

Kemudian, ada prosesi integralistik dari berbagai jurusan di ITS yang menyimbolkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, dan diakhiri dengan penampilan tari remo yang merupakan tarian khas Jawa Timur.

Dalam acara itu, Nuryanto mengatakan ITS Expo 2015 menunjukkan bahwa ITS mampu menjaga citranya sebagai kampus teknologi yang selama ini telah dikenal di masyarakat luas. Hal itu dibuktikan dengan karya-karya inovatif dan kreatif yang telah diciptakan oleh mahasiswa.

Selain itu, memadukan unsur seni budaya dengan teknologi menjadi poin yang menarik dalam ITS Expo 2015. Pasalnya, tidak mudah untuk menggabungkan unsur-unsur tersebut dalam satu paduan acara.

"Sebagai mahasiswa, akan lebih baik untuk membagikan ilmu dan kebermanfaatan kepada lingkungan, terlebih kepada masyarakat sekitar kampus yang notabene menginginkan kehadiran para mahasiswa. Akan menjadi sia-sia jika seorang mahasiswa tidak menerapkan karya-karya kreatif dan inovatif yang telah tercipta di masyarakat sekitar," kata Nuryanto.

Sementara itu, penanggung jawab penampilan tari barong, Audra Theo mengatakan tarian tersebut pertama kali dibawakan oleh TPKH ITS dalam acara ITS Expo 2015. Tari barong dibawakan dengan menggunakan konsep tradisional dengan dibubuhi unsur mitologi Bali. Cerita yang dibawakan dalam penampilan kali ini berasal dari Jawa Timur, yaitu cerita Calon Arang dengan pesan moral bahwa sifat sombong dan angkuh merupakan sifat tercela yang dapat mendatangkan bencana bagi diri sendiri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon