Mengenal 2 Jenis Proses Kebiri

Jumat, 23 Oktober 2015 | 15:02 WIB
CO
B
Penulis: Carla Isati Octama | Editor: B1
Ilustrasi kebiri
Ilustrasi kebiri (Istimewa)

Jakarta - Ada dua jenis proses kebiri yang dapat dilakukan, yakni dengan surgical atau pembedahan maupun pengebirian dengan medical atau menyuntikkan obat-obatan.

"Di dunia kedokteran mengenalnya istilah kebiri secara surgical dan medical. Kalau mengenai kebiri chemical, saya tidak tahu itu apa, konotasinya bisa berbeda," ujar dokter spesialis urologi, dr. Arry Rodjani, SpU saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (23/10).

Melalui proses surgical, maka dokter akan melakukan pembedahan pada testis pasien dan mengangkatnya sehingga proses kebiri ini bersifat permanen.

Adapun langkah kebiri dengan medical, testis pasien tidak akan diangkat, namun pasien akan disuntikkan obat yang berakibat tidak diperintahkan testis untuk mengeluarkan hormon testosteron.

"Suntiknya setiap satu bulan sekali, ada juga setiap tiga bulan. Kalau berhenti, maka akan kembali lagi, " lanjut spesialis urologi dari Asri Urology Center ini.

Dia menjelaskan bahwa kebiri dengan langkah medical lebih mahal dibandingkan dengan surgical. Menurutnya, biaya satu kali suntik bisa mencapai Rp 1 juta.

Menurut Arry, baik tindakan kebiri melalui pembedahan maupun suntik obat-obatan dilakukan atas dasar indikasi medis, misalnya karena pria tersebut mengalami kanker prostat maupun terserang kanker ganas di testis.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon