Putaran Final Libamanas Siap Digelar di Jakarta

Rabu, 15 Februari 2012 | 18:15 WIB
WA
B
Penulis: Wimbo Satwiko/ Arsito | Editor: B1
Salah satu pertandingan tim putri Libamanas 2011 di Yogyakarta, Desember lalu.
Salah satu pertandingan tim putri Libamanas 2011 di Yogyakarta, Desember lalu. (Antara/Noveradika)
Sebanyak 16 tim putra dan 12 tim putri akan saling berhadapan untuk merebut gelar juara di putaran final yang berlangsung di Hall Basket GBK, Jakarta, 16-20 Februari ini.

Setelah menghasilkan juara tingkat regional, ACSI-Libamanas akan memasuki putaran final yang akan berlangsung di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 16-20 Februari.

Berbeda dengan gelaran tahun sebelumnya, PP Perbasi yang bekerjasama dengan Asosiasi Olahraga Mahasiswa Indonesia (ACSI) mengubah format kompetisi. Sistem divisi dihapuskan dan diganti dengan sistem wilayah (conference), sehingga semua tim bisa berpartisipasi dan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi juara.

Perbasi dan ACSI membagi Libamanas menjadi lima wilayah, yaitu wilayah Jakarta-Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah-DIY, Jawa Timur, serta Nusantara yang terdiri dari semua tim yang berasa di luar Jawa. Dari format ini kemudian telah terdaftar 47 tim putra dan 25 tim putri yang ambil bagian dalam Libamanas yang baru.

Selain membagi kompetisi menjadi lima wilayah, Perbasi dan ACSI juga menerapkan regulasi yang lebih ketat dengan konsep student-athlete (pelajar-atlet). Mahasiswa yang boleh bermain adalah mereka yang memiliki indeks prestasi minimal 2,0 dan berusia maksimal 23 tahun.

"Filosofinya adalah agar mereka bisa menjadi pemain yang lebih baik, dan juga sukses di dalam studinya. Kami ingin membuat kompetisi yang murni untuk mahasiswa," tegas Ketua Umum PP Perbasi, Anggito Abimanyu, Rabu (15/2).

Anggito menambahkan bahwa Perbasi memang ingin agar pihak universitas serius untuk mengembangkan bola basket, sehingga tim yang ingin berpartisipasi di Libamanas harus membayar biaya pendaftaran Rp 5 juta dan kompetisi berlangsung dengan sistem home and away.

"Biaya pendaftaran ada, supaya ada rasa memiliki. Nantinya, uang tersebut akan dikembalikan dalam bentuk subsidi. Idealnya, Libamanas ini berlangsung karena komitmen kampus. Makanya, sistem pertandingan di wilayah mengadopsi home and away, sehingga kampus harus memiliki lapangan," lanjut Anggito.

Setelah menyelesaikan pertandingan di tingkat regional yang berjalan selama tiga bulan, 16 tim putra dan 12 tim putri akan saling berhadapan untuk memperebutkan gelar juara pada putaran final yang berlangsung dengan sistem gugur ini. Saat ini, di bagian putra, Institut Teknologi Harapan Bangsa Bandung menjadi juara wilayah Jawa Barat, sementara Universitas Pelita Harapan menjuarai wilayah Jakarta-Banten.

Jawa Timur dijuarai Universitas Surabaya, sedangkan wilayah Jawa Tengah-DIY dijuarai Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Sementara untuk wilayah Nusantara ada Universitas Syiah Kuala dari Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

Untuk bagian putri, wilayah Jawa Barat dikuasai oleh Universitas Padjajaran Bandung, sementara Universitas Pelita Harapan menjuarai wilayah Jakarta-Banten. Wilayah Jawa Tengah-DIY menjadi milik UNS Solo, dan Universitas Surabaya menjuarai wilayah Jawa Timur.

Daftar Tim Putra:
Insitut Teknologi Harapan Bangsa Bandung (Jabar)
Universitas Pelita Harapan (Jakarta-Banten)
Universitas Surabaya (Jatim)
Universitas Dian Nuswantoro (Jateng-DIY)
ABFII Perbanas (Jakarta-Banten)
Universitas Parahyangan (Jabar)
Universitas Esa Unggul (Jakarta-Banten)
Universitas Gadjah Mada (Jateng-DIY)
Universitas Maranatha (Jabar)
Universitas Airlangga (Jatim)
Universitas Atmajaya Yogyakarta (Jateng-DIY)
STIE Bhakti Pembangunan (Jakarta-Banten)
Universitas Kristen Satya Wacana (Jateng-DIY)
Universitas Pendidikan Indonesia (Jabar)
Universitas Widyatama (Jabar)
Universitas Syiah Kuala NAD (Nusantara)

Daftar Tim Putri:
ABFII Perbanas (Jakarta-Banten)
Universitas Negeri Surakarta (Jateng-DIY)
Universitas Surabaya (Jatim)
Universitas Pelita Harapan (Jakarta-Banten)
Universitas Parahyangan (Jabar)
Universitas Padjajaran (Jabar)
Universitas Esa Unggul (Jakarta-Banten)
Universitas Gadjah Mada (Jateng-DIY)
Universitas Dian Nuswantoro (Jateng-DIY)
Universitas Airlangga (Jatim)
STIE Indonesia (Jakarta-Banten)
Universitas Kristen Petra (Jatim)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon