Soal Century, KPK Tunggu Masukan Nama Ahli Dari DPR

Kamis, 16 Februari 2012 | 00:05 WIB
EH
WP
Penulis: Ezra Sihite/Feriawan Hidayat | Editor: WBP
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad.
Ketua KPK menantang DPR untuk mengusulkan nama-nama ahli yang dianggap kompeten dan independen

Untuk mendapat masukan mengenai perbedaan persepsi pada kasus Bank Century, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengundang sejumlah ahli dalam bidang pidana, perdata, tata usaha negara dan perbankan.

KPK meminta masukan para pakar yang dianggap berkualitas dan independen dari Timwas Century yang kemudian akan dipertimbangkan lembaga tersebut. 

“Karena ada dugaan-dugaan yang memposisikan KPK selama ini periksa ahli-ahli yang punya kepentingan, maka kami minta supaya ada perimbangan, ahli-ahli yang disodorkan oleh Timwas supaya adil,” kata Ketua KPK Abraham Sama di gedung parlemen, Senayan, Rabu (15/2). 

Sebelumnya dalam rapat Tim Pengawas (Timwas) hari ini bersama KPK dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Andi Rachmat dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai KPK juga sebelumnya sudah pernah meminta pendapat para ahli.

Namun menurut dia, para ahli yang dimintai penjelasan tak berimbang dan cenderung yang pro terhadap dana talangan bank Century.

Atas pernyataan tersebut, Abraham menantang Dewan untuk mengusulkan nama-nama ahli yang dianggap kompeten dan independen.

“Kami akan minta ahli-ahli yang disodorkan Timwas dan KPK akan memeriksa ahli-ahlinya,” kata Samad.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Taufik Kurniawan, mengatakan, Dewan akan segera menyampaikan daftar usulan ahli yang akan memberi masukan kepada KPK.

Timwas, menurut Taufik sebisanya akan menyerahkan nama-nama pekan depan.

“Secepatnya kami akan tindaklanjuti di tim internal Timwas sehingga secepat mungkin, minggu depan ada nama-namanya,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon