Ajang "Hackathon Merdeka 2.0" Lahirkan Aplikasi Solusi Permasalahan Bangsa

Minggu, 15 November 2015 | 15:45 WIB
H
FH
Penulis: Herman | Editor: FER
Presentasi salah satu finalis Hackathon Merdeka 2.0 di Jakarta Digital Valley (JakDiva), 15 November 2015
Presentasi salah satu finalis Hackathon Merdeka 2.0 di Jakarta Digital Valley (JakDiva), 15 November 2015 (Beritasatu.com/Herman)

Jakarta - Hackathon Merdeka 2.0 yang diadakan oleh Code4Nation.org telah memasuki babak grand final. Dari 1.700 peserta yang mendaftar dari 28 kota di Indonesia, sudah terpilih 70 aplikasi yang mengikuti proses penjurian akhir di Jakarta Digital Valley (JakDiva).

Hackathon Merdeka 2.0 terfokus pada masalah kependudukan, di mana para peserta ditantang untuk mampu memecahkan masalah terkait data kependudukan, masalah perizinan, pendidikan, tenaga kerja, keamanan, kriminalitas, BPJS Kesehatan, akta kelahiran, posyandu, warga miskin dan anak putus sekolah, hingga pencarian kerja melalui aplikasi.‬

"Dari babak grand final ini, akan dipilih 10 aplikasi terbaik yang akan kami fasilitasi untuk melakukan audiensi dengan kementerian terkait," ungkap salah satu inisiator Code4Nation, Ainun Najib, di JakDiva, Minggu (15/11).

Salah satu tim asal Bandung yang ikut berlaga di babak grand final adalah Proclub Studio melalui aplikasi Mobile Posyandu. Dalam presentasinya Chief Technology Officer Proclub, Reza Stallone mengatakan, Mobile Posyandu akan membantu kader posyandu mempermudah proses surveillance data gizi, tumbuh, dan vaksinasi balita, sehingga data tersebut bisa dipantau secara realtime dari mana pun dan kapan pun menggunakan internet.

Selain itu, juga dibuat dashboard yang berfungsi sebagai DSS (Decision Support System) bagi pemerintah untuk bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan yang akan dibuat.

Acara yang juga bekerjasama dengan Telkom ini diharapkan menjadi titik awal, di mana masyarakat dapat berkontribusi lebih banyak untuk negeri, sehingga semakin banyak talenta IT yang peduli memecahkan permasalahan bangsa.

"Telkom mengambil inisiatif mendukung acara ini mengingat komitmen kami untuk fokus menumbuhkan industri kreatif digital Indonesia, apalagi tema Hackathon 2.0 kali ini yang fokus untuk memecahkan permasalahan bangsa melalui aplikasi kependudukan sangat perlu kita dukung bersama," ujar Indra Utoyo, Direktur Innovation and Strategic Portfolio Telkom.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon