Tembus Rp 4,5 Triliun, APBD 2016 Kalbar Disahkan

Senin, 30 November 2015 | 22:26 WIB
SS
B
Penulis: Sahat Oloan Saragih | Editor: B1

Pontianak-Delapan fraksi di DPRD Kalimantan Barat (Kalbar) menyetujui penetapan rancangan angaran pendapatan dan belanja daerah (R APBD) menjadi APBD 2016 Kalbar. Dibandingkan APBD 2015, APBD 2016 naik hampir 5% dari Rp 4,3 triliun menjadi Rp 4,5 triliun.

Delapan fraksi tersebut adalah F-PDIP, F-Golkar, F-Demokrat, F-Gerindra, F-PAN, F-Nasdem, F-Nurani Keadilan, dan F-Persatuan Keadilan Sejahtera.

Menurut Wakil Gubernur Kalbar Cristiandy Sanjaya, penetapan RAPBD 2016 menjadi APBD merupakan yang ditunggu-tunggu masyarakat. Sebab, dengan disahkannya APBD tersebut,  berarti mulai awal tahun depan pembangunan di Kalbar dapat segera dilaksanakan.

"APBD ini diharapkan dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kalbar karena pembahasannya dilaksanakan oleh Dewan dan Pemprov Kalbar," kata Cristiandy Sanjaya usai rapat paripurna DPRD Kalbar tentang penetapan RAPBD menjadi APBD di Pontianak, Senin (30/11).

Dia mengungkapkan, nilai APBD Kalbar tahun depan meningkat dibandingkan 2015. "Nilainya naik dari Rp 4,3 triliun menjadi sekitar Rp 4,5 triliun. Berarti naik sekitar 5%," tutur dia.

Cristiandy menjelaskan, selain merespons berbagai tantangan ekonomi Kalbar, APBD 2016 menggambarkan tantangan ekonomi global, termasuk yang menyangkut turunnya harga komoditas andalan Kalbar, yaitu karet, sawit, dan tambang.

APBD yang sudah disahkan tersebut, kata Cristiandy Sanjaya, segera dikonsultasikan ke mendagri untuk disetujui. "Proses persetujuan dari mendagri diharapkan tidak memerlukan waktu yang begitu lama. Dengan demikian, pada Januari 2016 semua proses pembangunan di Kalbar sudah dapat dimulai," papar dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon