Polisi Tunjukkan Rekaman CCTV Anggota DPR Melakukan Penganiayaan
Rabu, 2 Desember 2015 | 14:22 WIB
Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya menunjukkan rekaman video tersembunyi atau "CCTV" yang memperlihatkan anggota DPR RI Ivan Haz menganiaya asisten atau pembantu rumah tangga T (20) di lift apartemen.
"Saksi ahli menyebutkan pemukulan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta, Rabu (2/12).
Krishna mengatakan saksi ahli berpendapat perlakuan Ivan Haz tergolong tindakan penganiayaan terhadap wanita berusia 20 tahun itu.
Penyidik kepolisian juga menduga aksi yang dilakukan putra mantan Wakil Presiden RI Hamzah Haz itu sebagai pemukulan.
Krishna menyatakan rekaman video tersembunyi itu telah diperlihatkan kepada istri Ivan Haz yakni Amnah.
Kepada penyidik, Amnah mengaku pria yang terekam video tersembunyi itu adalah suaminya.
Namun Amnah membantah suaminya Ivan Haz memukul korban yang saat itu berada di lift apartemen.
Krishna menyebutkan keterangan saksi ahli itu dapat membantah pengakuan Amnah yang menyatakan suaminya hanya mendorong korban.
Meski istri Ivan Haz membantah, Krishna mengaku memiliki alat bukti kuat jika tindakan anggota DPR RI itu termasuk penganiayaan.
Diketahui pelapor T mengalami memar pada bagian lengan dan luka bengkak pada telinga sebelah kiri yang diduga akibat penganiayaan.
Selanjtnya, T melaporkan majikannya yang merupakan anggota DPR RI itu ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penganiayaan pada 30 September 2015.
Selain mendapatkan perlakuan kasar berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/3993/IX/2015/PMJ/Ditreskrimum, terlapor juga melarang T ke luar rumah bahkan menyita telepon selular sejak masuk bekerja pada Mei 2015.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




