Kawasan Merapi Terbakar, Pendaki Dipaksa Turun

Selasa, 15 Desember 2015 | 15:22 WIB
IT
SL
Penulis: Imron Rosyid Taufikur | Editor: LES
Warga melihat kepulan asap kebakaran yang melanda kawasan gunung Merapi dari Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, 1 November 2015.
Warga melihat kepulan asap kebakaran yang melanda kawasan gunung Merapi dari Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, 1 November 2015. (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Solo - Kebakaran melanda kawasan Gunung Merapi, di Boyolali, Jawa Tengah Minggu (1/11). Dilaporkan, api pertama kali muncul dari kawasan Hutan Lindung Gunung Merapi di Desa Sepi, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

Menurut Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetya, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB."Semakin lama api membesar setelah membakar daun dan ranting pohon pinus di hutan apalagi tiuapan angin kencang membuat kobaran api mengarah ke jalur pendakian pos 1 Gunung Merapi, Selo," kata Fajar.

Pada saat kebakaran terjadi, sekitar 250 pendaki gunung masih berada di puncak gunung. BPBD Boyolali dibantu relawan seperti dari SAR Barameru, komunitas pendaki dan warga setempat memutuskan untuk melakukan evakuasi para pedaki. "Sekitar pukul 11.00 WIB pendaki yang di puncak diminta turun karena ada kekhawatiran api merembet menutup jalur pendakian," tambahnya.

Anggota Tim SAR Barameru Boyolali Bakat Setyawan mengatakan lokasi yang terbakar berada di ketinggian 1.400 meter di atas permukaan air laut. Lokasi ini tepat berada di atas Desa Sepi di kawasan Kali Apu. "Lokasi kebakaran berjarak sekitar tiga kilometer dari jalur pendakian tapi karena api mengarah ke jalur pendakian, langsung dilakukan evakuasi," kata Bakat.

Seorang pendaki Merapi, Mikale, sebelum ada relawan yang mendatangi dirinya tidak tahu jika terjadi kebakaran. Ketika itu dia bersama dua orang temannya mendirikan tenda. "Kami diberitahu jika ada kebakaran di dekat pos 1 dan disuruh turun," kata dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon