Kader PPP Djan Faridz Desak Menkumham Keluarkan SK Pengesahan

Rabu, 23 Desember 2015 | 13:32 WIB
YS
AD
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: ALD
Suryadharma Ali (kedua kanan) berjalan bersama salah satu Calon Ketua Umum PPP Djan Faridz dalam Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jakarta, Sabtu (1/11).
Suryadharma Ali (kedua kanan) berjalan bersama salah satu Calon Ketua Umum PPP Djan Faridz dalam Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jakarta, Sabtu (1/11). (Antara/Rosa Panggabean)

Jakarta - Ribuan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/12). Mereka menuntut Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly untuk segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengesahan pengurus DPP PPP di bawah kepemimpinan Djan Faridz.

"Jika tidak SK tersebut tidak dikeluarkan, kami akan terus menduduki kantor Kemkumham. Menkumham Yasonna Laoly menjadi penyebab kegaduhan partai kami," kata Ketua DPP PPP Ahmad Ghazali Harahap.

Menurutnya, pengesahan pengurus PPP di bawah kepemimpinan Djan Faridz harus dilakukan, karena sudah memiliki kekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung (MA). Namun, hingga kini belum ada SK penetapan. Akibatnya, PPP yang menjadi aspirasi umat Islam dalam Pilkada 2015 menjadi tidak solid.

Dia menilai, perbuatan Menkumham Yasonna Laoly yang tidak segera mengeluarkan SK pengesahan telah mempermainkan hukum yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu perbuatan Yasonna Laoly tidak hanya mengusik PPP tapi juga umat islam secara keseluruhan.

Ghazali menuding, langkah Menkumham yang tidak mengeluarkan ‎SK pengesahan PPP di bawah kepimimpinan Djan Faridz, karena ingin melemahkan, mengadu domba dan memecah belah PPP. ‎

Aksi ini, sempat membuat Jalan Rasuna Said ke arah Menteng mengalami macet panjang. Pengendara yang melintas pun terpaksa berjalan lambat untuk menghindari kerumunan massa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon