Dukungan Pembangunan PLTN Semakin Menguat

Senin, 28 Desember 2015 | 18:08 WIB
H
YD
Penulis: Herman | Editor: YUD
Kepala Batan Djarot Sulistio Wisnubroto.
Kepala Batan Djarot Sulistio Wisnubroto. (Beritasatu.com/ Herman)

Jakarta - Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) kembali mempublikasikan hasil jajak pendapat secara nasional mengenai rencana pemerintah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Menurut survei yang diselenggarakan oleh Sigma Research tersebut, jajak pendapat tersebut melibatkan 4.000 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Direktur Riset dari Sigma Research, Prima memaparkan, dalam jajak pendapat tersebut sebanyak 75,3% responden menyatakan dukungannya terhadap pembangunan PLTN. Hasil ini meningkat dibandingkan survei tahun sebelumnya yang mencapai angka 72% (2014) dan 64,1% (2013). Menariknya, masyarakat di luar Pulau Jawa lebih menginginkan kehadiran PLTN (79,4%) dibandingkan dengan di Pulau Jawa (72,0%).

"Kemungkinan hal ini dikarenakan kondisi kelistrikan di luar Pulau Jawa yang sering mengalami pemadaman," ungkap Prima di gedung Batan, di Jakarta, Senin (28/12).

Kepala Batan ,Djarot Sulistio Wisnubroto mengaku cukup puas dengan hasil jajak pendapat yang sudah dilakukan sebanyak enam kali tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Indonesia menyadari potensi pemanfaatan energi nuklir dan kontribusinya untuk menjamin pemenuhan dan kestabilan pasokan listrik di Indonesia.

"Hasil ini menunjukkan masyarakat Indonesia ingin sekali mendapatkan listrik yang stabil dan cukup melalui PLTN. Semoga pesan ini dipahami dengan baik oleh pemangku kepentingan, sehingga Presiden bisa segera mengatakan 'go nuklir', dan pembangunan PLTN bisa segera dimulai," ujar Djarot.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon