Otak Pelaku Perampokan Bos Apotek Mengaku Sakit Hati

Minggu, 10 Januari 2016 | 14:53 WIB
BM
WP
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: WBP
Komplotan pelaku perampokan bos apotek digiring polisi ke ruang tahanan.
Komplotan pelaku perampokan bos apotek digiring polisi ke ruang tahanan. (Beritasatu.com/Bayu Marhaenjati)

Jakarta - Zulfahmi Jamil (24) otak pelaku perampokan terhadap pengusaha apotek atas nama Syamsudin, di Jalan Al-Baido 1, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur 27 Desember 2015 lalu, mengaku menjalankan aksinya karena sakit hati.

"Sakit hati saya. Dia tidak bayar gaji adik saya. Saya mau pulang kampung juga tidak dikasih uang," ujar Zulfahmi, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (10/1).

Ia menambahkan, dirinya sempat bekerja di salah satu apotek milik korban selama dua bulan. Kemudian, pulang kampung dan kembali ke Jakarta bulan Desember 2015.

Saat kembali ke Jakarta, ia menyewa rumah kontrakan di kawasan Klender, Jakarta Timur. Di tempat itu, dia berkenalan dengan komplotan pelaku kejahatan. Selanjutnya, niat jahat untuk merampok korban pun muncul.

"Saya yang merencanakan. Saya ajak mereka. Saya ketemu mereka di kontrakan. Baru kenal satu minggu dengan mereka. Hasilnya, saya dapat bagian Rp 4 juta. Uangnya sudah habis," katanya.

Ia mengaku, korban masih ada hubungan saudara denga dirinya, "Dia saudara saya. Saudara dari istrinya, satu kampung," jelasnya.

Polda Metro Jaya membekuk empat dari enam pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap pemilik apotek di Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Selatan. Salah satu pelaku, mantan karyawan korban.

Kasubdit Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, pelaku berjumlah tujuh orang. Empat di antaranya, atas nama Zufahmi Jamil (24) asal Bireun, Aceh; Muhammad Rusdi (29) warga Pondok Kelapa, Jakarta Timur; Ryan Minharja (30), Klender, Jakarta Timur, dan Riko Sanjaya (29), warga Duren Sawit, Jakarta Timur. Sementara, tiga orang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berinisial AG, UC dan DB

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon