Anak Asyik Nge-game, Ayah Harus Bayar Rp 73,69 Juta

Jumat, 15 Januari 2016 | 21:14 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Lance Perkins saat menghitung tagihan kartu kredit atas pembelian virtual items game FIFA yang dilakukan anaknya.
Lance Perkins saat menghitung tagihan kartu kredit atas pembelian virtual items game FIFA yang dilakukan anaknya. (CBC News)

Ontario - Seorang ayah di Pembroke, Ontario, Kanada harus menanggung biaya pembelian virtual items di game sepakbola FIFA. Tak tanggung-tanggung Lance Perkins harus membayar tagihan sebesar 7.625,88 dolar Kanada setelah anaknya melakukan pembelian virtual items di game tersebut.

"Ini mengejutkan saya. Benar-benar mengejutkan, ketika saya melihat seberapa besar biaya yang harus saya bayarkan," kata Perkins kepada CBC News.

Menurut Perkins, dia memberikan kartu kredit kepada anaknya yang sudah berumur 17 tahun untuk keadaan darurat atau membeli kebutuhan toko milik keluarga mereka.

Kendati telah melakukan pembayaran tersebut, sang anak juga merasa terkejut saat menyadari jumlah yang telah dihabiskannya dalam permainan konsol Xbox tersebut.

"Dia merasa kaget seperti halnya saya. Dia tak pernah percaya kalau harus membayar setiap transaksi, atau setiap kali dia memainkan game itu," papar Perkins.

Dengan cepat Perkins menghubungi perusahaan penerbit kartu kredit yang dimilikinya. Sayangnya kecuali mengajukan kasus penipuan terhadap anaknya sendiri, tak ada hal yang bisa dilakukan selain merelakan uang tersebut.

Untuk memastikan tidak terjadi kebobolan pembayaran di masa yang akan datang, Perkins melakukan langkah drastis dalam keluarganya.

"Takkan ada lagi Xbox, ataupun konsol game yang lain dalam rumah saya," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon