Ini Kata Basuki Soal Harga Daging Sapi Mahal
Jumat, 22 Januari 2016 | 15:48 WIB
Jakarta - Harga daging sapi di Ibu Kota yang dijual di pasaran saat ini mencapai Rp 140.000 per kilogramnya. Jumlah tersebut lebih mahal dibandingkan harga normal yang biasanya di bawah nilai itu.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya bisa mengantisipasi itu apabila Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Dharma Jaya yang mengelola perdagingan diberikan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP). Pasalnya saat ini, PMP untuk Dharma Jaya tidak jadi diberikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 ini.
"Makanya kami bilang sama Dharma Jaya, kalau tidak dapat PMP ya begitu (harga daging mahal)," ujar Basuki di Balai Kota, Jumat (22/1).
Oleh karena itu, DKI juga harus membeli sapi sendiri supaya stoknya banyak untuk menekan harga daging yang terlanjur tinggi itu. Ia mengatakan saat ini Dharma Jaya dan PD Pasar Jaya masih bisa menjual daging dengan harga murah, yakni sekitar Rp 75.000 hingga Rp 95.000. Namun stok yang terbatas membuat pasokan pun menjadi berkurang dan harga tinggi.
"Kami punya rumah pemotongan hewan dan kapal dari Kementerian Perhubungan untuk angkut sapi dari NTT. Mereka sudah stok sapi untuk kami. Apa yang susah sih bersaing, yang penting ada duit, petani kan maunya kontan," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




