Singapura Masih Menjadi Incaran Investasi

Rabu, 27 Januari 2016 | 16:12 WIB
IM
B
Penulis: Imam Muzakir | Editor: B1
Maskot Singapura yang terkenal, Merlion, yang dilatarbelakangi oleh gedung-gedung tinggi bertingkat. Laju perekonomian negara in turun dari 2,9% menjadi 2,1% di 2015, Senin, 4 Januari 2016.
Maskot Singapura yang terkenal, Merlion, yang dilatarbelakangi oleh gedung-gedung tinggi bertingkat. Laju perekonomian negara in turun dari 2,9% menjadi 2,1% di 2015, Senin, 4 Januari 2016. (AFP Photo/AFP Photo)

Jakarta-RE/MAX International, perusahaan agen real estate dari Amerika menilai, Singapura masih menjadi incaran investasi paling menjanjikan di Asia, karena fundamental negara tersebut masih sangat kuat.

Allen Jordan RE/MAX Goshen yang berbasis di Singapura dan Indonesia, mengatakan, adanya kebijakan pemerintah Singapura dalam meredam kepemilikan hunian bagi warga asing justru membuka peluang investasi properti di segmen komersial.

Untuk segmen komersial, kata dia, pemerintah Singapura belum secara detail menerapkan kebijakan yang mempersulit warga asing memiliki properti di Singapura. Lain halnya untuk kepemilikan hunian.

"Saat ini, pajak pembelian properti komersial di Singapura jauh lebih rendah ketimbang pajak hunian. Bahkan, harga sewa komersial di Singapura mengalami peningkatan setiap tahunnya," ujar Allen, dalam acara seminar properti Internasional, oleh RE/MAX di The Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (27/1).

Dia mengatakan, Singapura yang dikenal sebagai salah satu negara ternyaman di Asia itu sangat berkomitmen dalam menata masterplan pengembangan kotanya. Dalam menarik minat investor asing, pemerintah Singapura juga tengah mengembangkan kawasan kota mandiri yaitu Tanjong Pagar. Lokasi tersebut kini dikenal sebagai Hot Spot Investment.

"Sejumlah pengembang ternama kini sudah mempersiapkan untuk mengembangkan kawasan tersebut. Bukan hanya Tanjong Pagar, pemerintah Singapura juga mempersiapkan kota mandiri lainnya yaitu Jarong. Pengembangan tersebut diyakini bakal menjadi Central Business District(CBD) kedua yang bakal mendatangkan investor asing," kata Allen.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon