Timwas Intelejen Dianggap Bakal Kuatkan BIN
Rabu, 27 Januari 2016 | 19:24 WIB
Jakarta - Dibentuknya Tim Pengawas (Timwas) Intelijen oleh DPR RI dinilai sebagai bukan ancaman, namun justru instrumen untuk menguatkan Badan Intelijen di Indonesia dalam menghadapi berbagai ancaman yang ada.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais, yang menilai ada kekhawatiran beberapa pihak terkait pembentukan Timwas tersebut. Ditegaskan Hanafi, Timwas Intelijen bekerja bukan untuk menyusahkan Badan Intelijen Negara.
"Tetapi justru untuk memperkuat posisi BIN dan intelijen negara lainnnya dalam bekerja sesuai aturan yang berlaku," kata Hanafi, Rabu (27/1).
Sebagai contoh, Hanafi mengatakan bahwa selama ini koordinasi antar aparat intelijen di lapangan masih kurang teratur. Dinilai perlu dibangun sistem yang bisa mengukur dan ego sektoral dikesampingkan.
"Nah, salah satu tugas yang dilakukan Tim Pengawas Intelijen adalah memantau koordinasi antara BIN dan intelijen lain seperti dari TNI, Polisi, Kejaksaan dan Kementerian lain," jelas Politikus PAN itu.
Selain itu, lanjut dia, keberadaan Timwas juga sebagai jawaban atas kekhawatiran publik atas kinerja Intelijen yang kadung dicap buruk di jaman Orde Baru. Saat itu, harus diakui bahwa lembaga intelijen negara cenderung disalahgunakan untuk menghadapi musuh politik rezim.
"Dengan adanya Timwas, kegusaran menjadi berkurang karena rakyat melalui DPR meminta pertanggungjawaban kalau ada penyelewengan atau penyalahgunaan kekuasaan," kata Hanafi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




