Pesawat Super Tucano yang Jatuh Baru Selesai Pemeliharaan 30 Jam

Rabu, 10 Februari 2016 | 17:55 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Petugas mengangkut puing-puing pesawat latih tempur Super Tucano yang jatuh di permukiman warga di Jalan LA Sucipto, Malang, Jawa Timur, 10 Februari 2016.
Petugas mengangkut puing-puing pesawat latih tempur Super Tucano yang jatuh di permukiman warga di Jalan LA Sucipto, Malang, Jawa Timur, 10 Februari 2016. (Antara/Ari Bowo Sucipto)

Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin, menyatakan bahwa pihaknya belum mendapat banyak informasi soal keadaan pesawat Super Tucano milik TNI AU yang jatuh di Malang, Jawa Timur.

Sejauh ini, informasi yang diketahui hanya soal pemeliharaan. "Baru didapat kesimpulan pesawat baru selesai pemeliharaan 30 jam," kata Hasanuddin, Rabu (10/2).

Dikatakan Politikus PDIP itu, akan ada investigasi terbuka dan jujur terkait peristiwa itu, walau ada juga informasi rahasia terkait kode etik kemiliteran. Pesawat itu sudah melewati tes terbang 300 jam. Sehingga bisa jatuh menukik membuat Hasanuddin dan rekan-rekannya di Komisi I DPR bertanya-tanya.

"Ini Pesawat sangat baru, makanya harus dilakukan investigasi detail. Selesai dilaksanakan investigasi, kita akan undang dan diskusikan ada apa sebenarnya. Kita bayar US$ 143 juta untuk delapan unit pesawat itu. Kan cukup mahal juga," kata Hasanuddin.

Dia mengungkapkan belasungkawa mendalam atas korban yang jatuh atas peristiwa tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon