PSSI Akan Undang Klub ISL
Selasa, 6 Maret 2012 | 18:28 WIB
Klub ISL yang diundang adalah yang menjadi peserta Kongres Luar Biasa.
PSSI berencana mengundang klub yang turun di kompetisi Indonesia Super League (ISL), guna menyelesaikan kemelut yang terjadi di tubuh PSSI dan tim nasional (timnas).
Perwakilan PSSI, Bernhard Limbong hari ini mengatakan, rencana mengundang klub ISL juga merupakan lanjutan dari apresiasi presiden, terkait dengan sepak bola nasional yang terjadi saat ini.
"Ini adalah follow-up secara nyata dari PSSI. Kami menjadwalkan pertemuan ini sebelum Kongres Tahunan PSSI di Palangkaraya, 18 Maret nanti," katanya di Kantor PSSI.
Pada pertemuan nanti, meski belum ditetapkan waktunya, akan dibahas kemungkinan terbaik bagi klub yang dinilai turun di kompetisi ilegal oleh PSSI.
"Bisa saja klub-klub ISL itu kembali menjadi voters, peninjau, atau tidak sama sekali pada Kongres Tahunan nanti. Semuanya masih mungkin terjadi," kata Limbong.
Ia mengaku, klub ISL yang diundang untuk melakukan pertemuan adalah yang menjadi peserta Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Solo, Jawa Tengah. Hanya saja, Ketua Komisi Disiplin PSSI belum menjelaskan secara rinci nama-nama klub ISL itu.
"Tanya Sekjen saja. Yang jelas, rencana pertemuan ini sudah disetujui oleh Ketua Umum dan pengurus lainnya," ucap Limbong.
Klub ISL yang berpeluang diundang di antaranya adalah Persipura, Persiwa, Persela, Persidafon, Deltras Sidoarjo, Persib Bandung, Pelita Jaya, Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, Persiba Balikpapan, Persisam, Mitra Kukar, PSAP Sigli, dan Persiram.
Untuk empat klub ISL lainnya yaitu Persija Jakarta, Arema Indonesia, PSMS Medan dan Gresik United tidak dipanggil karena pada kompetisi Indonesia Premier League (IPL) telah ada nama-nama klub tersebut.
Sebelumnya, Ketua KONI Pusat Tono Suratman mengaku akan membentuk tim kecil guna menyelesaikan masalah di tubuh federasi sepak bola Indonesia itu. Tim kecil ini terdiri dari perwakilan KONI, PSSI, klub IPL, dan ISL.
PSSI berencana mengundang klub yang turun di kompetisi Indonesia Super League (ISL), guna menyelesaikan kemelut yang terjadi di tubuh PSSI dan tim nasional (timnas).
Perwakilan PSSI, Bernhard Limbong hari ini mengatakan, rencana mengundang klub ISL juga merupakan lanjutan dari apresiasi presiden, terkait dengan sepak bola nasional yang terjadi saat ini.
"Ini adalah follow-up secara nyata dari PSSI. Kami menjadwalkan pertemuan ini sebelum Kongres Tahunan PSSI di Palangkaraya, 18 Maret nanti," katanya di Kantor PSSI.
Pada pertemuan nanti, meski belum ditetapkan waktunya, akan dibahas kemungkinan terbaik bagi klub yang dinilai turun di kompetisi ilegal oleh PSSI.
"Bisa saja klub-klub ISL itu kembali menjadi voters, peninjau, atau tidak sama sekali pada Kongres Tahunan nanti. Semuanya masih mungkin terjadi," kata Limbong.
Ia mengaku, klub ISL yang diundang untuk melakukan pertemuan adalah yang menjadi peserta Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Solo, Jawa Tengah. Hanya saja, Ketua Komisi Disiplin PSSI belum menjelaskan secara rinci nama-nama klub ISL itu.
"Tanya Sekjen saja. Yang jelas, rencana pertemuan ini sudah disetujui oleh Ketua Umum dan pengurus lainnya," ucap Limbong.
Klub ISL yang berpeluang diundang di antaranya adalah Persipura, Persiwa, Persela, Persidafon, Deltras Sidoarjo, Persib Bandung, Pelita Jaya, Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, Persiba Balikpapan, Persisam, Mitra Kukar, PSAP Sigli, dan Persiram.
Untuk empat klub ISL lainnya yaitu Persija Jakarta, Arema Indonesia, PSMS Medan dan Gresik United tidak dipanggil karena pada kompetisi Indonesia Premier League (IPL) telah ada nama-nama klub tersebut.
Sebelumnya, Ketua KONI Pusat Tono Suratman mengaku akan membentuk tim kecil guna menyelesaikan masalah di tubuh federasi sepak bola Indonesia itu. Tim kecil ini terdiri dari perwakilan KONI, PSSI, klub IPL, dan ISL.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




