Oposisi Suriah akan Hadiri Perundingan Damai di Jenewa
Sabtu, 12 Maret 2016 | 01:04 WIB
Beirut - Badan oposisi utama Suriah, Komite Tinggi Negosiasi (HNC) telah menyatakan akan menghadiri perundingan damai tak langsung dengan pemerintah di Jenewa, pada 14 Maret.
Dalam siaran pers yang diberikan kepada wartawan, Jumat (11/3), HNC menyampaikan akan berpartisipasi dalam perundingan sebagai bagian dari komitmennya kepada upaya-upaya internasional untuk menghentikan pertumpahan darah dan menemukan solusi politk.
Menurut Utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Suriah Staffan de Mistura perundingan substantif akan dimulai 14 Maret di Jenewa, Swiss dan tidak aka berlangsung lebih dari 10 hari.
Sumber dalam Pemerintah Suriah juga telah mengkonfirmasi di awal pekan depan bahwa delegasi HNC akan hadir.
Dalam pernyataan, HNC mengatakan delegasinya akan fokus pada penciptaan badan pemerintahan transisi dengan kekuasaan eksekutif penuh. Dikatakan juga Presiden Bashar al-Assad tidak akan memiliki tempat dalam pemerintahan mendatang.
Selain itu, HNC tidak akan menetapkan prasyarat apapun atas partisipasinya dalam perundingan tersebut, namun mereka bersikeras bahwa pihaknya harus berkomitmen untuk perjanjian internasional tentang isu-isu kemanusiaan.
Koordinator Umum HNC Riad Hijab menyampaikan kelompok oposisi sudah siap memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meringankan penderitaan rakyat Suriah. Pasalnya, sejak konflik yang diawali dengan protes anti-pemerintah meletus di Suriah pada 2011, sudah ada 270.000 orang yang tewas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




