Wali Kota Bekasi Dapat Gelar Kehormatan Kerabat Kerajaan Kutai

Sabtu, 16 April 2016 | 23:06 WIB
MN
FH
Penulis: Mikael Niman | Editor: FER
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mendapat anugerah gelar sebagai kerabat utama Kerajaan Kutai Mulawarman oleh Maharaja Kutai Mulawarman, Prof. DR MSPA Iansyahrechza Phd.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mendapat anugerah gelar sebagai kerabat utama Kerajaan Kutai Mulawarman oleh Maharaja Kutai Mulawarman, Prof. DR MSPA Iansyahrechza Phd. (Suara Pembaruan/Mikael Niman)

Bekasi - Selain menggelar apel akbar dan menghadiri deklarasi kerukunan umat beragama Kota Bekasi, Jawa Barat, para tamu undangan juga menganugerahkan gelar kehormatan kepada Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Sabtu (16/4).

Ada beberapa gelar kehormatan yang diberikan kepada Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga, siang tadi.

Satu gelar kehormatan diberikan oleh Maharaja Kutai Mulawarman, Prof. DR MSPA Iansyahrechza Phd, kepada wali kota yakni gelar Seripaduka Adipati Raden Widjaya Dharmanegara.

Dengan anugerah gelar tersebut, Rahmat Effendi dianggap sebagai kerabat utama Kerajaan Kutai Mulawarman yang terletak di Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Gelar berikutnya diberikan oleh Sijil, Yayasan Lembaga Pemantauan Kebudaayaan dan Pendidikan Malaysia. Lalu, Sriwijaya Empire dan terakhir anugerah dari Kalaimani Cares Bronze Award.

Pemberi gelar kehormatan dari Maharaja Kutai Mulawarman, Prof. DR MSPA Iansyahrechza Phd, mengatakan, deklarasi kerukunan umat beragama ini perlu dipertahankan dan tingkatkan hingga ke dunia internasional.

"Deklarasi kerukunan umat beragama ini bagus karena mewadahi semua agama. Sila Pertama Pancasila ber-Tuhan dulu. Kalau kita sudah punya Tuhan maka kita akan mengakui Tuhan," kata MSPA Iansyahrechza.

Dia menambahkan, deklarasi ini diangkat terus sampai ke tingkat internasional agar semua orang tahu bahwa Pancasila ber-Tuhan.

Wali Kota Bekasi, kata dia, mendapat penghargaan dari Kerjaan Kutai Mulawarman karena dirinya sebagai mahluk sosial.

"Kita mengikuti kegiatan beliau dan mahluk ber-Tuhan. Menyatukan semua umat beragama tidak mudah. Deklarasi ini dihadiri oleh ribuan orang," imbuhnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon