Ajang Tour de Teluk Cendrawasih Jelajahi Papua Barat

Sabtu, 7 Mei 2016 | 12:50 WIB
HS
FH
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: FER
Suasana sunset atau saat matahari terbenam di salah satu resort kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. FOTO: BeritaSatu Photo/Danung Arifin
Suasana sunset atau saat matahari terbenam di salah satu resort kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. FOTO: BeritaSatu Photo/Danung Arifin

Papua Barat - Ajang Tour de Teluk Cenderawasih menyapa Papua Barat pada 5-8 Mei 2016. Event sport tourism yang dibuat Polda Papua Barat dan Dinas Pariwisata Papua Barat itu menjelajah rute eksotis Manokwari-Bintuni sepanjang 272 Km.

"Medannya memang sulit. Tapi panorama alamnya sangat indah. Dengan rute yang sulit, waktu tempuhnya dirancang dua hari dengan diselingi istirahat dua kali di Ransiki dan Memei," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua Barat, Yosef Matutina, dalam keterangannya, Sabtu (7/5).

Ada banyak spot wisata yang bisa dinikmati 167 peserta Tour de Teluk Cenderawasih. Jika ingin melakukan wisata bahari, Pulau Nusrowi, Pulau Yoop, dan Pulau Mioswaar dapat menjadi pilihan yang menarik. Di perairan pulau-pulau ini, peserta dapat menikmati keindahan bawah laut yang penuh warna dan kaya objek yang menggoda mata dengan menyelam. Selain itu, kata Yosef, peserta juga dapat mengamati perilaku ikan paus dan lumba-lumba.

Jika ingin menjelajahi gua, kunjungi saja Pulau Mioswaar. Di sini terdapat gua alam peninggalan zaman purba dan juga sumber air panas yang mengandung belerang tanpa kadar garam. Gua ini merupakan gua bersejarah karena di dalamnya terdapat kerangka leluhur etnik Wandau.

Selain itu, masih ada Pulau Rumberpon yang menawarkan berbagai pengalaman menarik. Di pulau ini, peserta dapat melakukan pengamatan terhadap burung, penangkaran rusa, wisata bahari, dan juga dapat melihat kerangka pesawat tempur Jepang yang tenggelam saat perang dunia II.

"Jadi Tour de Teluk Cenderawasih ini bukan kejuaraan. Ini adalah touring. Peserta bisa bersepeda sambil menikmati panorama alam Papua Barat," tambah Yosef.

Ketua Panitia Tour de Teluk Cenderawasih, Kombes Pol I Nyoman Suastra, menambahkan, even ini juga bertujuan untuk mengenalkan olah bersepeda kepada masyarakat.

"Yang terpenting, melalui even ini kami ingin mengundang teman-teman dari luar daerah terutama yang berada di Jakarta, Semarang, Denpasar, Manado, Makassar untuk ikut berpartisipasi. Kami ingin menyakinkan mereka bahwa situasi di Papua Barat ini aman, tenang dan damai," papar I Nyoman Suastra.

Nyoman Suastra pun bisa tersenyum sumringah. Karena sàat memulai etape pagi tadi, 167 peserta asal Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Tangerang, Yogyakarta, Denpasar, Manado, Makassar, Surabaya, Bukittinggi, Jayapura, Sorong, dan Manokwari, ikut ambil bagian. Ratusan peserta tadi seperti tak mau ketinggalan menjejahi rute Manokwari-Ransiki, Ransiki-Memei dan Memi-Bintuni.

"Sepanjang tour, peserta tak hanya bersepeda tapi juga melaksanakan kegiatan sosial seperti penyerahan bantuan sepatu sekolah, buku sekolah dan kegiatan lainnya," tambah Nyoman Suastra.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, menyambut positif event sport tourism yang berjuluk Tour de Teluk Cendrawasih ini.

"Selamat dengan event sport tourism itu, sukses buat semua. Salam Pesona Indonesia," kata Arief.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon