Laba Metropolitan Kentjana Meningkat Signifikan

Jumat, 13 Mei 2016 | 01:04 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Presiden Direktur Pondok Indah Group Husin Widjajakusuma (tengah) bersama Direktur Kenneth S Purnama (kedua kiri) Wakil Presiden Direktur Pondok Indah Group Jeffri S Tanudjaja (ketiga kanan), Direktur Pondok Indah Group Alfred F Kaunang (kedua kanan) dan Perwakilan pembeli saat acara seremonial Topping Off Pondok Indah Residence di Jakarta, Minggu (24/4/2016).
Presiden Direktur Pondok Indah Group Husin Widjajakusuma (tengah) bersama Direktur Kenneth S Purnama (kedua kiri) Wakil Presiden Direktur Pondok Indah Group Jeffri S Tanudjaja (ketiga kanan), Direktur Pondok Indah Group Alfred F Kaunang (kedua kanan) dan Perwakilan pembeli saat acara seremonial Topping Off Pondok Indah Residence di Jakarta, Minggu (24/4/2016). (Beritasatu Photo / Uthan A Rachim/Uthan A Rachim)

Jakarta - Perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan properti, PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI), berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang cukup signifikan di tahun 2015.

Kinerja perseroan yang banyak menggarap properti komersial dan residensial ini, mencatatkan peningkatan pendapatan dan penjualan bersih sebesar Rp 939 miliar atau naik 81 persen dibandingkan tahun 2014.

"Untuk kenaikan pendapatan dan penjualan meningkat cukup signifikan, dari Rp 1,115 miliar pada tahun 2014, menjadi Rp 2,094 miliar pada tahun 2015," ujar Wakil Presiden Direktur MKPI, Jeffri Tanudjaja, seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (12/5).

Berdasarkan laporan keuangan, perolehan laba bersih perseroan pada tahun 2015 mencapai Rp 889 miliar atau meningkat sebesar Rp 451 miliar (meningkat 103 persen) dibandingkan dengan tahun 2014 sebesar Rp 438 miliar.

"Kenaikan tersebut, ditopang oleh pertumbuhan pendapatan perseroan dari pendapatan sewa dan penjualan proyek properti," kata Jeffri.

Lebih lanjut dia mengatakan, pendapatan perseroan melonjak berkat pengakuan pendapatan dari penjualan proyek apartemen Pondok Indah Residences.

"Tahun lalu, kontribusi pendapatan dari proyek ini mencapai Rp 860 miliar. Sedangkan untuk tahun ini, juga masih ada pembukuan pendapatan dari proyek tersebut," kata dia.

Menurut Jeffri, kondisi market properti khususnya untuk proyek premium seperti Pondok Indah Residence pada tahun ini lebih berat. "Dimana kondisi perekonomian masih belum menunjukkan kondisi yang belum sepenuhnya pulih," kata dia.

Sedangkan untuk belanja modal (capital expenditure/capex), lanjut dia, pihak perseroan menyiapkan Rp 3 triliun untuk tahun 2016.

"Sebagian besar atau sekitar 80 persen dari dana tersebut, berasal dari kas internal perseroan. Sedangkan sisanya, berasal dari pinjaman perbankan," tambah Jeffri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon