Diancam Preman, KPK Periksa Yulianis di Apartemen

Senin, 12 Maret 2012 | 20:56 WIB
RD
B
Penulis: Rizky Amelia/ Angelina Donna | Editor: B1
Mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group, Yulianis usai menyampaikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus Wisma Atlet dengan terdakwa M Nazarudin di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, Jakarta (25/1/12).  FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari
Mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group, Yulianis usai menyampaikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus Wisma Atlet dengan terdakwa M Nazarudin di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, Jakarta (25/1/12). FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari
Lantaran ada sejumlah ancaman dari sejumlah orang  yang berpenampilan seperti preman.

Penyidik  KPK yang dihadirkan sebagai saksi dalam perkara dugaan suap pembangunan  wisma Atlet Sea Games XXVI Palembang dengan terdakwa M Nazaruddin,  Novel mengatakan alasannya memeriksa Mantan Direktur Keuangan Grup  Permai, Yulianis karena alasan keamanan.

"Pertimbangan penyidik dengan alasan keamanan kami memeriksa di tempat dia berada," kata Novel, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, hari ini.

Menurutnya, Yulianis bersedia memberikan keterangan terkait kasus ini akan  tetapi dia ketakutan lantaran ada sejumlah ancaman dari sejumlah orang  yang berpenampilan seperti preman. Pemeriksaan terhadap Yulianis pun dilakukan pada jam kantor, bukan di malam hari.
 
Novel membantah jika KPK menyewa Apartemen Ritz Charlton khusus  untuk memeriksa Yulianis. Menurut Novel, apartemen tersebut merupakan  tempat tinggal Yulianis.  "Itu apartemen yang disewa. Itu tempat dia tinggal," ujar dia.
 
Selain memeriksa Yulianis di Apartemen Ritz Charlton, penyidik KPK juga  meminta keterangan dari Yulianis di rumahnya di kawasan Serpong  Tanggerang.
 
Sebelumnya, kuasa hukum Nazaruddin mempertanyakan mengapa  pemeriksaan terhadap Yulianis dilakukan di apartemen, bukan di kantor  KPK. Oleh karenanya, kuasa hukum Nazaruddin meminta penyidik yang  memeriksa Yulilanis dihadirkan untuk menjelaskan hal tersebut.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon