Toyor Pelatih Lawan, Kiper Klub Maradona Diskor 17 Laga
Rabu, 14 Maret 2012 | 15:16 WIB
Penjaga gawang klub Al Wasl Majed Naser dilarang tampil selama 17 pertandingan setelah menoyor pelatih Al Ahli Quique Sanchez Flores.
Asosiasi Sepak bola Uni Emirat Arab menjatuhkan hukuman itu setelah Naser memukul bagian belakang kepala Flores. Kejadian itu terjadi usai laga semifinal Piala Etisalat, Minggu (11/3).
Insiden itu terjadi di akhir pertandingan antara Al Wasl melawan Al Ahli yang berkesudahan dengan skor 1-0 untuk kemenangan Al Ahli. Seperti lazimnya saat pertandingan usai, para pemain kedua klub beserta pelatih saling bersalaman. Tanpa diduga, Naser menoyor Flores dari belakang.
Belum diketahui apa motif dari Naser sehingga ia memukul Flores. Selain hukuman larangan bermain, Naser sendiri didenda 30 ribu dirham atau sekitar Rp75 juta. Pihak klub sendiri langsung menghukum Naser untuk waktu yang belum dibatasi.
Pihak Al Wasl menolak berkomentar mengenai insiden tersebut, tapi mengeluarkan komentar yang mengecam penyerangan yang dilakukan Naser.
"Perilaku seperti ini tak hanya merusak reputasi seorang individu tapi juga menjelekkan imej dari klub," demikian pernyataan dari Al Wasl.
Kekalahan itu sendiri memupuskan harapan Maradona memenangkan trofi bagi Al Wasl di musim perdananya. Al Wasl sudah tersingkir dari Piala Presiden dan saat ini berada di posisi 5 di papan klasemen dan tertinggal 12 angka dari pemuncak Al Ain.
"Tentu saja, tak ada yang bisa kami rayakan. Tapi hal itu tak berarti ini adalah akhir dari perjalanan tim. Kami sudah melalukan yang terbaik dan Al Wasl akan tampil lebih baik musim depan," tegas Maradona.
Asosiasi Sepak bola Uni Emirat Arab menjatuhkan hukuman itu setelah Naser memukul bagian belakang kepala Flores. Kejadian itu terjadi usai laga semifinal Piala Etisalat, Minggu (11/3).
Insiden itu terjadi di akhir pertandingan antara Al Wasl melawan Al Ahli yang berkesudahan dengan skor 1-0 untuk kemenangan Al Ahli. Seperti lazimnya saat pertandingan usai, para pemain kedua klub beserta pelatih saling bersalaman. Tanpa diduga, Naser menoyor Flores dari belakang.
Belum diketahui apa motif dari Naser sehingga ia memukul Flores. Selain hukuman larangan bermain, Naser sendiri didenda 30 ribu dirham atau sekitar Rp75 juta. Pihak klub sendiri langsung menghukum Naser untuk waktu yang belum dibatasi.
Pihak Al Wasl menolak berkomentar mengenai insiden tersebut, tapi mengeluarkan komentar yang mengecam penyerangan yang dilakukan Naser.
"Perilaku seperti ini tak hanya merusak reputasi seorang individu tapi juga menjelekkan imej dari klub," demikian pernyataan dari Al Wasl.
Kekalahan itu sendiri memupuskan harapan Maradona memenangkan trofi bagi Al Wasl di musim perdananya. Al Wasl sudah tersingkir dari Piala Presiden dan saat ini berada di posisi 5 di papan klasemen dan tertinggal 12 angka dari pemuncak Al Ain.
"Tentu saja, tak ada yang bisa kami rayakan. Tapi hal itu tak berarti ini adalah akhir dari perjalanan tim. Kami sudah melalukan yang terbaik dan Al Wasl akan tampil lebih baik musim depan," tegas Maradona.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




