Kebakaran Gudang Sparepart di Sunter Disebabkan Petasan
Rabu, 15 Juni 2016 | 13:43 WIB
Jakarta- Insiden kebakaran yang melanda gudang sparepart di Jalan Bina Husada, RT08/RW III, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa (14/6) malam disebabkan anak-anak bermain petasan. Banyaknya material yang mudah terbakar seperti bemper mobil bekas dari fiber dan plastik membuat api cepat membesar.
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Tihar Marpaung, mengatakan kebakaran yang terjadi pada pukul 21.15 WIB tersebut berasal dari percikan api petasan yang dimainkan salah satu keponakan pemilik rumah tersebut. "Saat itu anak dan keponakan korban (Adi dan Reza) bermain petasan, petasan yang dilempar terlalu dekat gudang, kemudian percikan apinya menyambar ke bemper," ujar Tihar, di Jakarta, Rabu (15/6).
Menurutnya, gudang yang terbakar adalah rumah permanen dua lantai dengan ukuran 3x9 meter milik warga bernama Dina (50). Bangunan ini digunakan untuk menyimpan bemper bekas dari sejumlah bengkel mobil. Dalam kebakaran tersebut, api bisa dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB dengan 10 mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dibawah pimpinan Komandan Regu, Putut.
Sementara itu, Jamal (38), salah seorang petugas keamanan komplek mengungkapkan di lokasi tempat ia jaga banyak anak-anak yang suka bermain petasan. "Padahal kita sudah ingatkan jangan bermain petasan, tapi namanya juga anak-anak tidak mendengarkan ajakan kita," kata Jamal.
Putra (27), salah seorang warga yang berupaya memadamkan api, mengaku, sebelum kebakaran, terdengar suara ledakan petasan sebanyak lima kali. "Apinya cepat membesar, kita sudah berupaya memadamkan dengan selang sembari menunggu mobil pemadam, tapi karena jumlah bemper banyak jadi sulit dipadamkan," kata Putra.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




